Tanki Samator Di RSI Kalianget Dikeluhkan Warga

- Redaksi

Jumat, 21 Mei 2021 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Proses pemasangan tanki oksigen cair yang dikeluhkan karena terlalu mepet rumah warga

Photo : Proses pemasangan tanki oksigen cair yang dikeluhkan karena terlalu mepet rumah warga

SUMENEP, DapurRakyatNews – Pemasangan Tanki Samator berukuran besar di RSI Kalianget, Sumenep, Madura, membuat warga khawatir dan keberatan.

Diketahui, PT. Samator Gas Indonesia adalah perusahaan yang tergabung dalam group perusahaan PT. Samator, yang bergerak dalam bidang penanganan supply liquid oksigen serta instalasi gas-gas industri termasuk instalasi gas medis.

Sejumlah pekerja PT. Samator Gas Indonesia nampak terlihat sedang memasang sebuah tanki berukuran besar, kurang lebih setinggi empat meter. Tanki tersebut disiapkan untuk menampung liquid oksigen (oksigen cair_red), di halaman belakang RSI (Rumah Sakit Islam_red) Kalianget.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tanki berukuran besar yang dipasang oleh Samator hanya berjarak dua meter dari salah satu rumah warga, Ibu Ariyani, yang keberatan atas pemasangan tanki tersebut, seperti yang disampaikan kepada Dapur Rakyat News, Kamis (20/5) malam.

“Awalnya saya melihat beberapa tukang sedang bekerja membuat cor-coran di samping dapur rumah saya, saya pikir sedang membuat ruang tunggu untuk pasien. Ketika saya tanyakan pada tukang yang sedang bekerja, ternyata sedang membuat pondasi untuk tanki oksigen berukuran besar.” Terang Ariyani.

Baca Juga:  Momen HUT TNI AL ke-77, Lantamal IV bersama Pemko Batam gelar lomba lari 7,7 KM dan 10 KM

Setelah mendengar keterangan dari tukang yang bekerja membuat pondasi, Ariyani lantas bergegas ke Polsek Kalianget. Hal itu menurut Ariyani dilakukan, agar pihak Kepolisian mengetahui bahwa dirinya merasa keberatan terhadap keberadaan tanki oksigen cair yang sangat dekat dengan kediamannya.

“Saya ke Polsek Kalianget untuk memberitahukan bahwa saya berkeberatan atas dipasangnya tanki itu dekat rumah saya. Dan juga karena pihak RSI tidak memberitahukan perihal tersebut kepada saya sebelumnya.” Ungkap Ariyani.

Ariyani juga menjelaskan setelah anggota Polsek Kalianget datang ke RSI, barulah kemudian dua orang pegawai RSI kerumahnya dan meminta maaf serta akan memenuhi apapun permintaan saya selama saya tidak mempermasalahkan pemasangan Tanki Samator tersebut.

“Saya tidak meminta apa-apa kepada pihak RSI, saya mengerti bahwa kebutuhan oksigen diperlukan untuk orang sakit, tetapi tolong perhatikan juga keselamatan saya.” Tukas Ariyani kepada dua pegawai RSI yang mendatanginya.

Tanki Samator Di RSI Kalianget Dikeluhkan Warga
Photo : Konstruksi tiang penyangga tanki oksigen cair

Ferry Saputra, aktivis Bumi Arya Wiraraja yang tergabung di Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (DPD J.P.K.P) Sumenep, yang juga berprofesi sebagai arsitek dan kebetulan berada di lokasi, melihat langsung pemasangan tanki oksigen cair, lalu menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga:  Akhirnya Pj. Kades Saobi Dipolisikan Oleh Suami Sah IA

“Sebenarnya sebuah rumah sakit sudah punya standarisasi sendiri tentang persyaratan dan pemilihan lokasi penyimpanan oksigen cair sesuai pedoman teknis sistem gas medik dan vakum medik oleh Kementerian Kesehatan Tahun 2012, dalam hal ini saya hanya mengkomentari tentang konstruksinya saja.” Jelas Ferry.

Ferry, tampak memperhatikan saat pemasangan tanki dan menurutnya ada beberapa hal yang menghawatirkan terutama struktur pondasinya.

“Tadi saya liat kolom profil baja penopang tanki tersebut hanya diperkuat dengan satu angkur pada ketiga kolom penopangnya, itupun hanya menggunakan stud bolt ulir stainless ukuran panjang 400mm dengan diameter 30mm dan ditanam di peilcap beton yang sudah jadi sedalam 30cm, dan memakai sistem chemical.” Urainya.

Kemudian Ferry lanjut menjelaskan, bahwa seharusnya pondasi yang sudah ada di bor, kemudian masukkan lem chemical, lalu angkurnya juga dimasukan, “Menurut saya ini tidak begitu kuat karena kualitas peil cap nya harus K250 kalo mau efektif dan untuk menopang beban seberat itu stud bolt nya kurang panjang,” Tukas Ferry.

Ferry, juga menyarankan kenapa tidak memakai sistem angkur yang ditanam di pedestal beton langsung saat pembuatan peil cap nya. Dirinya juga mengatakan, mungkin aplikatornya sudah ada perhitungan tersendiri tentang itu.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Tapan Berupaya Tingkatkan Akreditasi

“Namun akibatnya saya perhatikan tadi tower tangki tersebut agak miring ke utara pas ke arah rumah si ibu yg protes itu, mungkin akibat elevasi pondasinya yang tidak rata.” Tegas Ferry.

Pelaksana dari PT. Samator, Anton, yang berada di lokasi pemasangan tanki liquid oksigen ketika kami mintakan tanggapan, terkesan terus menghindar dan enggan memberikan keterangannya.

Salah satu anggota dari kepolisian yang terlihat melakukan pengamanan pemasangan Tanki tersebut, saat awak media konfirmasi terkait Ariyani yang sempat mendatangi Polsek Kalianget untuk memberitahukan tentang dirinya yang keberatan atas pemasangan tanki liquid oksigen, dibenarkan oleh anggota yang bersangkutan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Dapur Rakyat News, pihak RSI Kalianget berencana melakukan musyawarah kekeluargaan dengan Ariyani pada hari ini Jum’at (21/5).

Baca Juga : Anda Berminat, Begini Cara Mendaftar CPNS Sumenep 2021

Pewarta : Faldy Aditya
Editor     : Nurahmat

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB