Achmad Fauzi Dukung Penggiat Gali Budaya Sumenep, Sanggar Tari Dipertanyakan

- Penulis

Senin, 12 April 2021 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Ach Choirul Ramadani Penggiat Kebudayaan saat Silaturrahmi dengan Achmad Fauzi, S.H., M.H, Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep [dok]

Photo : Ach Choirul Ramadani Penggiat Kebudayaan saat Silaturrahmi dengan Achmad Fauzi, S.H., M.H, Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep [dok]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Penggiat Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, pada hari Senin 12 April 2021, melakukan silahturahmi dan koordinasi dengan Bupati Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Penggiat Budaya tersebut ditugaskan oleh Ditjen Kebudayaan di Kabupaten/Kota Se-Indonesia, dengan sejumlah tugas seperti, menyampaikan dan melakukan pendampingan program prioritas Ditjen Kebudayaan, melakukan pendampingan tindak lanjut Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), serta melakukan pendataan potensi Kebudayaan, termasuk di Kabupaten Sumenep.

Ach Choirul Ramadani, penggiat budaya Kabupaten Sumenep, saat melakukan silahturahmi dan koordinasi dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi, S.H., M.H, menyampaikan keberadaan dan menjelaskan tugas pokok penggiat budaya di Kabupaten Sumenep.

“Bupati Sumenep sangat antusias, dan siap mendukung, serta menfasilitasi program penggiat budaya selama berada di Kabupaten Sumenep,” jelas Ach Choirul Ramadani.

Ketika ditanya sejak kapan ada Penggiat Budaya Kabupaten Sumenep serta apa maksud dan tujuannya, Ach Choirul Ramadani menyampaikan bahwa dirinya bertugas di Kota keris hingga bulan Desember 2021.

“Saya bertugas terhitung mulai tanggal 2 Januari sampai dengan Desember 2021,” tukasnya.

Menurut Ach Choirul Ramadani, selain silahturahmi, pihaknya juga membahas mengenai usulan pembentukan tim data pokok kebudayaan Sumenep, dan juga tentang pemutakhiran data PPKD.

Karena menurutnya, ada temuan di lapangan terkait data sanggar tari di PPKD yang berjumlah 39 sanggar, tapi fakta dilapangan tidak sampai 10 sanggar.

“Misalnya kelompok seni budaya Saronen, sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda milik Sumenep pada tahun 2019. Apakah Disparbudpora memiliki data utuh terkait nama grup Saronen, alamat, ketua atau pengurusnya, daftar nama anggota, kondisi alat atau kondisi kelompok itu masih ada atau bahkan banyak yang bubar,” kata Choirul memberi contoh kasus.

Lebih lanjut kata Choirul, jangan sampai kelompok seni hanya butuh penataan administrasi, tapi kemudian diberikan bantuan alat musik, begitu pula sebaliknya, ketika kelompok seni butuh bantuan alat seni tapi administrasinya belum sepenuhnya terdata dengan baik.

Dalam hal ini, Bupati Sumenep mengajak kami bertemu kembali minimal seminggu lagi, dan akan mengkoordinasikan dengan Disparbudpora serta Dinas Pendidikan.

“Kita akan jadwalkan pertemuan rutin seminggu sekali dengan penggiat budaya dan akan berkoordinasi dengan Disparbudpora serta Dinas Pendidikan.” pungkas Chairul, menirukan perkataan Bupati Sumenep saat silaturrahmi di Pendopo Keraton Sumenep.

Chairul menambahkan, dari data PPKD Kabupaten, diharapkan Pemkab Sumenep dalam hal ini Disparbudpora Sumenep, akan tahu sebaran, lokasi, pelaku seni, tenaga budaya dan keberadaan kelompok kesenian saat ini. Karena apabila data yang di input sudah kurang benar, maka akan berdampak pada pelestarian Budaya Sumenep kedepannya.

Baca Juga : Gempa di Jatim, Presiden Jokowi Instruksikan Segera Lakukan Langkah Tanggap Darurat

Pewarta: RF. Aditya
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Pemred
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

3 tanggapan untuk “Achmad Fauzi Dukung Penggiat Gali Budaya Sumenep, Sanggar Tari Dipertanyakan”

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB