Home / Tak Berkategori

Progres 0% Pekerjaan Nano-nano Hingga Kini, Kembali Disoroti

- Redaksi

Minggu, 8 Agustus 2021 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan yang masih belum terlihat progres nya.

Kondisi jalan yang masih belum terlihat progres nya.

Sumenep, Dapurrakyatnews – Kontraktor pelaksana pekerjaan peningkatan jalan Angon-Angon Pajenangger, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, tak bergeming. Walaupun Komisi III sudah memanggil Dinas PU Bina Marga setempat selaku dinas yang menaungi pekerjaan tersebut.

Ramainya perbincangan tentang proyek peningkatan jalan Angon-Angon Pajenangger, dibeberapa WAG di Sumenep serta pemberitaan di media-media online rujukan masyarakat Sumenep. Membuat Komisi III DPRD Tingkat II Kabupaten Sumenep, memanggil dinas terkait pekerjaan tersebut yakni, Dinas PU Bina Marga Sumenep, pada hari Selasa (3/8) yang lalu.

Baca juga : Kecamatan Kangayan Bangkitkan Semangat Nasionalisme Sambut HUT RI ke-76

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Sumenep itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Ir. Eri Susanto, M.Si., menyatakan kepada para anggota dewan bahwa, pihak pelaksana atau CV Nonanitano akan memulai pekerjaan pada tanggal 5 Agustus.

Baca Juga:  Bupati lakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2023 dengan Pimpinan Perangkat Daerah

Ternyata yang terjadi di lapangan hingga Minggu (8/8), tidak nampaknya kegiatan pekerjaan di lokasi, seperti yang disampaikan oleh Muchtar Rafieq salah satu loyalis Fauzi-Eva dari Kepulauan Kangean saat Pilkada lalu.

“Bilangnya mau kerja tanggal 5 Agustus. Dinas juga bilang ke Komisi III DPRD Sumenep kalau pertengahan Agustus alat beratnya dipastikan datang ke lokasi proyek. Mana? lha wong pekerjaan fisik saja 0%,” kata Itang, panggilan karibnya.

Papan Pekerjaan peningkatan jalan Angon-angon

“Ini info valid dari konsultan pengawas. Batu material yang ada hanya 47 %. Sementara alat pendukung tidak ada, pelaksana yang bertanggung jawab yaitu CV Nonanitano tidak pernah hadir di lokasi pekerjaan. Janji tgl 5 untuk dikerjakan bohong,” sambung Itang.

Sementara itu, Daeng H. Sultan, mantan Kades Pajenangger, Kangayan, ikut bicara soal Proyek Peningkatan Jalan Angon-angon-Pajenangger. Dirinya mengaku sudah mengecek kondisi material di lokasi yang akan diaspal. “Saya sudah keliling di jalan itu tak ada orang kerja,” sebut Daeng Sultan dalam video yang diterima awak media, Kamis (05/08).

Baca Juga:  Anda Berminat, Begini Cara Mendaftar CPNS Sumenep 2021

Baca juga : Vaksinasi Ikhtiar Pemerintah Untuk Rakyat nya, Jangan Percaya Hoax

Daeng Sultan juga mengatakan bahwa dia sudah mengantongi RAB proyek tersebut, agar bisa mengawasi secara maksimal pekerjaan dari CV. Nonanitano. “Ini daerah saya. Saya siap 24 jam mengawasi pekerjaan agar sesuai RAB,” tukasnya.

Di tempat terpisah, Aziz Syabibi, Ketua Partai Nasdem terdahu, yang juga paham teknis pekerjaan peningkatan jalan mengungkapkan, “kalau ada teman-teman yang peduli, takut konsultan kurang pengalaman teknis dalam kerja. Onderlag setelah diampar baru 10/15 maka dipadatkan pakai pemadat berat 8 ton. Terus baru batu 5/7 dipadatkan dan dikancing batu 3/5 dipadatkan, terus diberi perekat, terus batu 2/3 dikunci batu 1/2 dan diaspal /m2 = 4,5kg.” urainya.

Baca Juga:  Ini Cara Bupati Achmad Fauzi Lebih Dekat dengan Guru Pengajar dan Murid

Aziz melanjutkan, “kalau dulu dibawah Tahun 2010 ketahanan jalan aspal bisa 5 tahun lebih, kalau sekarang 2 tahun udah bagus. Mungkin penyebabnya PPKO dan konsultannya bukan yang tau teknik,” tanyanya.

Dapurrakyatnews kemudian menerima kiriman photo papan proyek pembangunan peningkatan jalan Angon-Angon Pajenangger yang ternyata baru saja dipasang beberapa hari yang lalu.

Pada papan informasi tersebut tercantum nilai kontrak Rp 1,2 Miliar dan tanggal kontrak 21 Mei 2021. Walaupun masih ada waktu untuk mengerjakan, karena waktu penyelesaian yang tertera adalah 120 hari kerja.

Tetapi masyarakat Kangayan wajib pesimis, dengan kualitas jalan hasil pekerjaannya. Karena jelas sudah menyimpang dari time schedule yang telah ditetapkan, sehingga akan berdampak pada kualitasnya.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nia Kurnia: Madura Night Vaganza Buka Ruang Perempuan Kembangkan Potensi Ekonomi
‎Bedah Rumah 2026, Disperkimhub Sumenep Perluas Kriteria Penerima dan Permudah Persyaratan
Semarak MCF 2026, Ribuan Warga Sumenep Saksikan Pentas Seni Budaya Antar Kabupaten
Penerapan Pasal Untuk Tersangka Kasus Korupsi SMP 2024 Belum Tersingkap
Kebocoran PAD dari Sektor Parkir Disorot, Dishub Sampang Akui Sudah Beri Teguran
Terlindungi: Pajak Kendaraan Jadi Penopang Pembangunan Sumenep, Pemkab Dorong Layanan Samsat hingga Kepulauan
Terlindungi: Kejar Target PBB-P2 2026, Bapenda Sumenep Minta Desa Segera Salurkan SPPT ke Warga
Terlindungi: Pemkab Sumenep Pacu Pelunasan PBB-P2 2026, Desa Diminta Segera Salurkan SPPT

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Nia Kurnia: Madura Night Vaganza Buka Ruang Perempuan Kembangkan Potensi Ekonomi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:26 WIB

‎Bedah Rumah 2026, Disperkimhub Sumenep Perluas Kriteria Penerima dan Permudah Persyaratan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Semarak MCF 2026, Ribuan Warga Sumenep Saksikan Pentas Seni Budaya Antar Kabupaten

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:07 WIB

Penerapan Pasal Untuk Tersangka Kasus Korupsi SMP 2024 Belum Tersingkap

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Kebocoran PAD dari Sektor Parkir Disorot, Dishub Sampang Akui Sudah Beri Teguran

Berita Terbaru