IGD Tutup Sementara, RSUD Sumenep Tak Layak Jadi Rujukan Pasien

- Penulis

Minggu, 4 Juli 2021 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DapurRakyatNews – Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Moh. Anwar merupakan salah satu Rumah Sakit Pemerintah yang terdapat di Kabupaten Sumenep. Dan merupakan Rumah Sakit rujukan utama bagi pasien dari berbagai Puskesmas di Sumenep, selain RSUD Abuya.

Dengan melonjaknya kasus pandemi Covid-19 di kabupaten Sumenep yang hingga saat ini Sumenep berstatus zona orange (level 3), maka sudah tentu RSUD dr. Moh Anwar lah yang menjadi tujuan utama pasien dirujuk untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan dan paripurna, baik pasien yang terkonfirmasi reaktif/positif Covid-19 ataupun pasien dengan penyakit lainnya, (minggu 4/7/2021)

Namun situasi melonjaknya kasus Covid-19 di Sumenep, tidak berbanding lurus (tidak ditunjang_red) dengan kesiapan dan ketersediaan sarana prasarana layanan kesehatan, serta Sumberdaya Manusia (SDM) yang cukup, khususnya di RSUD  Moh. Anwar Sumenep, baik di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) ataupun di ruang perawatan atau ruang Isolasi pasien yang terkonfirmasi reaktif/positif sweb Antigen.

“Posisi kecepatan datangnya pasien tidak seimbang dengan kecepatan mempersiapkan bed perawatan didalam. Jadi bottle neck di IGD,” jelas Arman Endika Putra, SKM., M.Kes bagian managemen dan Informasi RSUDMA Sumenep saat dikonfirmasi Tim Media DapurrakyatNews. Minggu (4/7/2021)

Nurul Syamsi, S.Kep, Ns., M.Kes., Kepala Perawat IGD RSUD dr Moh Anwar Sumenep menyampaikan bahwa lonjakan pasien yang datang di IGD RSUDMA Sumenep berlangsung sejak tengah malam tadi sekira pukul 01.00 Wib. Sehingga bed pasien yang tersedia di IGD penuh, bahkan ditambah lagi menjadi 20 bed, sehingga ruang IGD per tadi malam hingga saat ini penuh.

 

“Jadi, ruang di IGD sejak tengah malam tadi sudah penuh, kami tidak mungkin lagi menerima pasien karena disamping keterbatasan petugas kesehatan, juga ketersediaan oksigen terutama oksigen tabung yang dimiliki RSUD hanya bisa untuk melayani sejumlah pasien yang ada. Pada saat ini pasien yang masih di observasi di IGD ada 14 pasien, sebagian sudah kami kirim ke ruang perawatan dan ruang Isolasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Nurul Syamsi menyampaikan bahwa keberadaan ruang Isolasi dibelakang sebenarnya cukup memadai, namun tenaga kesehatan (Nakes) kita jumlahnya terbatas.

“Saat ini kami memiliki 4 ruang perawatan dan isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Namun baru digunakan 3 ruangan, dan 1 ruangan yakni ruang 4 masih belum kita gunakan karena keterbatasan petugas,” ungkap Ilung panggilan popuplernya.

Kemundian kata Ilung, demi keselamatan semuanya, baik pasien yang kita rawat, lebih-lebih Nakes yang merawat pasien ini, kita mengambil keputusan dan inisitif bersama, untuk sementara IGD kami tutup.

“Tapi ini berlaku sementara lo mas, jika situasi sudah memungkinkan, IGD tetap menerima pasien lagi, mudah-mudahan secepatnya, bisa dikendalikan. Dan untuk pasien Emergency tetap kami tangani untuk mengatasi Emergencynya, kemudian kita arahkan untuk perawatan lanjutan di ruangan,” paparnya.

Perlu diketahui juga, menurut ilung, saat ini di RSUDMA Sumenep sudah dipersiapkan IGD Bersih, yaitu untuk melayani pasien non Covid-19. IGD ini kita siapkan mengingat pasien yang terkonfirmasi reaktif covid-19 lebih banyak dari pada pasien dengan kasus emergency.

Facebook Comments Box

2 tanggapan untuk “IGD Tutup Sementara, RSUD Sumenep Tak Layak Jadi Rujukan Pasien”

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing
Pisah Sambut Kapolresta Sumenep Berlangsung Hangat, Bupati: Sinergi Harus Semakin Kuat
Layanan Ramah dan Profesional, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Kembali Raih Apresiasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:34 WIB

74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:08 WIB

2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:14 WIB

Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB