Home / Tak Berkategori

Bermasalah Saat Nyalon Kades Sapeken, Tidak Saat Menjadi BPD

- Editorial Team

Kamis, 17 Juni 2021 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, DapurRakyatNews – Pesta Demokrasi pemilihan kepala desa di kepulauan Kota Keris memanas, sebab keabsahan ijazah yang digunakan salah satu Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Sapeken terus bergulir.

Subscribe 👉 Dapur Rakyat News TV 

Dalam Pasal 57, Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Tercantum persyaratan menjadi anggota BPD, salah satunya adalah berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah pertama atau sederajat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu Bacakades Desa Sapeken yang tidak lolos pada proses verifikasi administrasi, karena keabsahan ijazah sekolah menengah pertama yang dinilai tidak memenuhi syarat yaitu, Tahir Affandi. Dimana Bacakades tersebut, hanya melampirkan Surat Keterangan pernah bersekolah di sebuah yayasan pendidikan.

Belakangan diketahui bahwa Tahir Affandi sebelumnya, ternyata pernah menjabat Wakil Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sapeken yang juga diamini oleh Rusman Alamsyah selaku Wakil Ketua BPD saat ini. Hal tersebut pun kemudian memantik pertanyaan publik, ijazah apa yang digunakan oleh dirinya saat proses menjadi anggota BPD Sapeken?

Baca Juga:  Tidak Betah Dikarantina, Pahlawan Devisa di RIDC Memaksa Pulang

Kendati itu, Tim DapurRakyatNews menghubungi Bacakades Sapeken Tahir Affandi, guna meminta konfirmasi terkait ijazah yang dipakai ketika menjadi anggota BPD. Melalui nomor WhatsApp pribadinya, ia mengaku bahwa berkas administrasi yang digunakan sama seperti pada proses Penjaringan pilkades sapeken tahun ini.

Baca Juga : Ketua APSi Undang Kepala Biro 9 Media Agar Lebih Solid Dan Kompak

“Tidak ada masalah karena memang tidak ada yang perlu di permasalahkan, tapi ketika panitia sudah tidak netral dan melanggar aturan tahapan tahapan Pilkades tentu ini mencederai tatanan demokrasi kita dan akan menimbulkan gejolak dan chaos di masyarakat,” Tutur Tahir (14/6).

Terpisah, Tim DapurRakyatNews juga menghubungi sekretaris Desa Sapeken, Muzakkir, S.H., M.H. untuk memperjelas mengenai kebenaran Bacakades gugur ini, bahwa pernah menjabat sebagai Wakil Ketua BPD Sapeken, dan ia pun membenarkan hal tersebut.

Baca Juga:  Saat Ini Giliran Masyarakat Sapudi Yang Menjadi Korban

“Kebetulan pada pelantikan BPD sekitar Juni 2020, yang bersangkutan (Tahir Affandi_red) menjabat Wakil Ketua di struktural BPD. Dan kebetulan juga Ketua Panitia pelaksana waktu itu sama dengan Ketua Panitia Pilkades tahun ini. Untuk info lebih lanjut mas hubungi langsung saudara Moh. Arqam yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Panitia Pilkades Sapeken.” Ujar Sekdes Sapeken (15/6).

Baca Juga : Tergabung Dalam Group Bacakades, Netralitas BPD Sapeken Dipertanyakan

Senada, Moh. Arqam kepada Tim DapurRakyatNews juga membenarkan terkait persoalan ini, namun ada sedikit yang berbeda sehubungan dengan ijazah Bacakades gugur tersebut. Menurutnya bahwa ijazah yang disetor ke Panitia pemilihan BPD dan Panitia Pilkades tahun ini tidak sama.

Baca Juga:  Pelan Tapi Pasti, Pemkab Sumenep Tinggalkan Absensi Konvensional

“Terkait ijazah, beliau (Taher Afandi) waktu di BPD pakai ijazah SMA Bale Indah Bandung. Sedangkan yang sekarang ini (Pilkades) beliau menggunakan Surat Keterangan sekolah, dari SD kemudian Surat keterangan setara dengan SMP atau Tsanawiyah,” Tandasnya.

Tambah Moh. Arqam, selebihnya jika memang ada suatu kekeliruan ataupun kekurangan, pihaknya menyerahkan penuh kepada pihak Kabupaten.

Baca Juga : Tergabung Dalam Group Bacakades, Netralitas BPD Sapeken Dipertanyakan

Keterangan dari para pihak terkait di atas semakin memperdalam keingin tahuan masyarakat, bagaimana bisa Tahir Affandi menjadi seorang anggota BPD Sapeken dengan ijazah yang tidak jelas keabsahannya.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa sekaligus Plt Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ir. Supardi, MM, belum berhasil dihubungi maupun ditemui oleh awak media hingga berita ini ditayangkan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Bank Nagari Painan Dukung PWI Health Fun Run 5K, Dorong Geliat Ekonomi dan Pariwisata 
‎Sekda Pessel: PWI Health Fun Run 5K Sukses Digelar, Kenalkan Potensi Wisata Mande ‎
‎Kawasan Mandeh Bergemuruh! Ribuan Peserta Ramaikan PWI Health Fun Run 5K 2026
Waka DPRD Pessel Hakimin, Hadiri Penutupan Turnamen Voli Putri Kampung Tengah Tapan Cup I 2026
Tutup Turnamen Voli Putri Cup I Kampung Tengah Tapan 2026, Yusuf Abit Dorong Penjaringan Atlet Berbakat Daerah
Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Pria Paruh baya Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Anak 11 Tahun di Lengayang Pessel
Buntut Penggerebekan, Oknum Kepala Puskesmas Kehilangan Jabatannya

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 23:36 WIB

‎Bank Nagari Painan Dukung PWI Health Fun Run 5K, Dorong Geliat Ekonomi dan Pariwisata 

Minggu, 8 November 2026 - 23:30 WIB

‎Sekda Pessel: PWI Health Fun Run 5K Sukses Digelar, Kenalkan Potensi Wisata Mande ‎

Minggu, 8 November 2026 - 19:50 WIB

‎Kawasan Mandeh Bergemuruh! Ribuan Peserta Ramaikan PWI Health Fun Run 5K 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 21:46 WIB

Waka DPRD Pessel Hakimin, Hadiri Penutupan Turnamen Voli Putri Kampung Tengah Tapan Cup I 2026

Sabtu, 7 November 2026 - 20:46 WIB

Tutup Turnamen Voli Putri Cup I Kampung Tengah Tapan 2026, Yusuf Abit Dorong Penjaringan Atlet Berbakat Daerah

Berita Terbaru