Pemkab Sumenep dan Blitar Buka Ruang Kolaborasi di Sektor Pertanian hingga Kelautan

- Editorial Team

Kamis, 17 September 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus membuka ruang kerja sama dengan daerah lain, untuk memperluas kolaborasi dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Salah satunya diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Blitar.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi wadah bagi kedua daerah untuk saling bertukar pengalaman, mengembangkan potensi, serta membangun program bersama yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa kolaborasi antardaerah memiliki peran penting dalam mendukung percepatan pembangunan. Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi dan sumber daya yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi melalui kerja sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Antar daerah melakukan kerja sama merupakan bagian penting dalam mendorong percepatan pembangunan, karena setiap daerah memiliki potensi, pengalaman, serta keunggulan yang bisa saling melengkapi,” kata Bupati sesaat setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sumenep dengan Pemkab Blitar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (17/09/2026).

Baca Juga:  Bupati Achmad Fauzi mendorong Bapenda Sumenep Maksimalkan Teknologi untuk Mendongkrak Perolehan PAD

Ia menambahkan, kerja sama antara Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Blitar menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarpemerintah daerah sekaligus mengoptimalkan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah.

“Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Blitar tentu dengan kerja sama ini menjadi momentum memperkuat sinergi, untuk mengembangkan potensi dan sumber daya setiap daerah bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ruang kolaborasi kedua pemerintah daerah cukup terbuka di berbagai sektor. Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada bidang pertanian, peternakan, kelautan maupun sektor lainnya yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan secara bersama.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen kesepakatan. Pemerintah daerah masing-masing perlu memastikan adanya langkah lanjutan melalui perangkat daerah agar kerja sama dapat diwujudkan dalam program yang jelas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  Dipenghujung Tahun 2023 DKPP Sumenep Raih 3 Penghargaan Membanggakan

“Kerja sama ini menjadi bagian upaya kedua pemerintah daerah untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang yang memiliki potensi untuk dikembangkan bersama,” terangnya.

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan langsung oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Bupati Blitar Rijanto. Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim dan Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansyah.

Bupati Achmad Fauzi menegaskan, MoU yang telah ditandatangani harus dilanjutkan dengan langkah konkret. Dengan demikian, kerja sama antardaerah tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan kegiatan yang terukur dan berkelanjutan.

“Yang terpenting setelah dilakukan penandatanganan ini adalah tindak lanjut melalui perangkat daerah supaya memberikan dampak positif bagi masyarakat kedua daerah,” tegasnya.

Baca Juga:  Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik

Pihaknya berharap kerja sama tersebut mampu melahirkan berbagai program konkret yang dapat mendukung percepatan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Sumenep maupun Kabupaten Blitar.

“Sinergi antarpemerintah daerah menjadi salah satu langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah,” ungkapnya.

Dengan adanya kolaborasi tersebut, berbagai potensi yang dimiliki kedua daerah diharapkan dapat dikembangkan secara lebih optimal. Selain itu, kerja sama lintas daerah juga diharapkan mampu membantu menangani berbagai persoalan pembangunan secara efektif dan terintegrasi.

“Sehingga kolaborasi yang kuat, serta berbagai persoalan pembangunan diharapkan bisa tertangani secara efektif dan terintegrasi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A.Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2
Hari Jadi Sumenep ke-757 Jadi Momentum Perdana Dadang Dedy Iskandar, Dorong ASN Disperkimhub Tingkatkan Etos Kerja
Momentum Hari Jadi ke-757, Disperkimhub Sumenep Amankan Lima Aset Tanah Melalui Sertifikasi
‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎
‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎
‎Masa Tunggu Haji Berubah! Jemaah yang Pernah Berangkat Harus Menunggu 18 Tahun ‎

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:23 WIB

Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-757 Jadi Momentum Perdana Dadang Dedy Iskandar, Dorong ASN Disperkimhub Tingkatkan Etos Kerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Momentum Hari Jadi ke-757, Disperkimhub Sumenep Amankan Lima Aset Tanah Melalui Sertifikasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:39 WIB

‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎

Berita Terbaru