Inspektorat Sumenep Tegaskan Terbuka terhadap Kritik dan Masukan dari Masyarakat

- Editorial Team

Rabu, 16 September 2026 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Inspektorat Sumenep, Drs. Raden Achmad Syahwan Effendy, (baju putih duduk) saat menemui mahasiswa. Rabu (16/9/2026).

Kepala Inspektorat Sumenep, Drs. Raden Achmad Syahwan Effendy, (baju putih duduk) saat menemui mahasiswa. Rabu (16/9/2026).

Dapurrakyatnews – Inspektorat Kabupaten Sumenep menegaskan keterbukaannya terhadap kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat, termasuk yang disampaikan Gerakan Mahasiswa Sumenep (GMS). Kritik tersebut dinilai sebagai bagian dari kontrol publik sekaligus menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam memperkuat fungsi pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Inspektorat Sumenep, Drs. Raden Achmad Syahwan Effendy, mengatakan setiap aduan masyarakat yang telah menjadi perhatian publik harus mendapatkan prioritas untuk segera ditindaklanjuti.

“Setiap aduan harus menjadi prioritas. Karena kalau aduan itu sudah menjadi atensi masyarakat, ada kemungkinan mereka masih mencari kabar, bagaimana aduan saya, kok belum selesai,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut diterapkan untuk memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan kejelasan mengenai proses dan tindak lanjutnya. Hal itu sekaligus untuk menghindari terjadinya kebuntuan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

Syahwan menjelaskan, pemeriksaan terhadap persoalan yang menjadi perhatian tersebut telah dilakukan pada 2025 oleh pejabat Inspektorat sebelumnya. Setelah dirinya menjabat, ia menekankan kepada jajaran Inspektorat agar aduan yang telah menjadi perhatian masyarakat segera diprioritaskan.

“Ketika di Inspektorat yang baru, saya sampaikan bahwa setiap aduan harus menjadi prioritas. Apa yang menjadi atensi masyarakat agar disegerakan,” ujarnya.

Baca Juga:  Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Ia menegaskan, Inspektorat tidak menutup diri terhadap kritik dan masukan yang datang dari masyarakat. Menurutnya, kritik justru dapat menjadi bagian dari komunikasi yang diperlukan untuk menjembatani pemahaman antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami sangat terbuka. Ini sebenarnya kebutuhan komunikasi. Kalau ada kebuntuan dan tidak ada informasi balik dari kita, muncullah kemudian rasa. Tetapi kalau ada informasi balik dan mereka memahami posisi kita, ini akan lebih mudah,” tuturnya.

Terkait laporan yang menjadi perhatian masyarakat, Syahwan mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan sebenarnya telah dilakukan. Namun, hasil pemeriksaan belum dapat langsung disampaikan karena masih perlu dilengkapi dengan bukti dan dokumen pendukung.

Baca Juga:  Dinkes P2KB Sumenep Menggelar On The Job Training Aplikasi Sehat Indonesia Ku

“Sebenarnya sudah selesai, tetapi saya tolak karena tidak dilengkapi dengan bukti pendukung,” jelasnya.

Menurutnya, kelengkapan bukti pendukung penting untuk memastikan setiap hasil pemeriksaan dapat dipertanggungjawabkan. Dokumen tersebut juga diperlukan sebagai bahan yang dapat disampaikan kepada Bupati Sumenep mengenai sejauh mana proses pemeriksaan telah dilakukan.

“Jangan sampai kita hanya menyampaikan surat (Bupati) nanti tidak ada bukti pendukung bahwa kita sudah bekerja,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : A.Junaidi

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎BPBD Pessel Sambut Positif Kolaboratif Polres Pessel Dalam Penanganan Bencana ‎
Gebyar Pajak 2026, Pemkab Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi
‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2
Hari Jadi Sumenep ke-757 Jadi Momentum Perdana Dadang Dedy Iskandar, Dorong ASN Disperkimhub Tingkatkan Etos Kerja
Momentum Hari Jadi ke-757, Disperkimhub Sumenep Amankan Lima Aset Tanah Melalui Sertifikasi
‎Gunakan Bahasa Madura, Upacara Hari Jadi ke-757 Sumenep Berlangsung Khidmat di Depan Masjid Jamik ‎
‎Lestarikan Budaya Lokal, ASN Sumenep Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari ‎

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:17 WIB

‎BPBD Pessel Sambut Positif Kolaboratif Polres Pessel Dalam Penanganan Bencana ‎

Rabu, 4 November 2026 - 10:21 WIB

Gebyar Pajak 2026, Bapenda Sumenep Beri Penghargaan kepada Wajib Pajak Berprestasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:13 WIB

‎Kabar Baik Bagi Wajib Pajak, Bapenda Sumenep Upayakan Perpanjangan Diskon PBB-P2

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Hari Jadi Sumenep ke-757 Jadi Momentum Perdana Dadang Dedy Iskandar, Dorong ASN Disperkimhub Tingkatkan Etos Kerja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Momentum Hari Jadi ke-757, Disperkimhub Sumenep Amankan Lima Aset Tanah Melalui Sertifikasi

Berita Terbaru