Diduga Depresi karena Diputus Pacar, Seorang Pria Nekat Ingin Akhiri Hidup

- Editorial Team

Senin, 9 Februari 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MH saat mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan.

MH saat mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan.

Dapurrakyatnews – Sorang pemuda berinisial MH (25), warga Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, ditemukan dalam kondisi terluka di rumah neneknya yang berada di Desa Mambulu Barat, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pria berinisial MH (25 thn), warga asal Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, diduga mengalami depresi karena asmara dan nekat ingin mengakhiri hidupnya dengan cara melakukan percobaan bunuh diri.

Baca Juga:  Melalui Benchmarking to Best Practices,  Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Sebelumnya, korban diketahui tinggal di Surabaya bersama kedua orang tuanya, dan baru seminggu berada di rumah neneknya (Bu Arum).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo menjelaskan, kejadian bermula saat Bu Arum sedang berada di Musholla depan rumah, tiba-tiba mendengar suara rintihan lirih yang memanggil namanya dari dalam kamar yang ditempati korban.

“Saat neneknya mendatangi kamar, Ia terkejut melihat korban bersimbah darah dengan luka di bagian leher sebelah kiri, pergelangan tangan kiri, dan lengan atas kiri,” jelas Eko, pada Senin (9/2/2026).

Baca Juga:  56 TPS di Kabupaten Sampang Masuk Kategori Sangat Rawan

Melihat kondisi cucunya yang mengenaskan, lanjut Eko, Bu Arum segera meminta pertolongan tetangga untuk mengevakuasi korban ke Puskesmas Tambelangan.

Berdasarkan hasil interogasi, korban keadaan sadar dan mengakui bahwa luka ditubuhnya Ia lakukan sendiri menggunakan pisau dapur.

Baca Juga:  Bupati Karna Suswandi Resmikan Pelayanan Hiperbarik di RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo

“Terkait motif aksi nekat tersebut, dugaan kuat mengarah pada persoalan asmara. Korban putus cinta dengan kekasihnya,” bebernya.

Menurut penuturan neneknya, selama seminggu terakhir ini korban tidak pernah keluar dari dalam kamarnya dan cenderung menutup diri.

“Mengingat luka yang diderita cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Sampang, untuk penanganan medis lebih lanjut,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru