Belasan Pengusaha Tambang di Situbondo Resmi Dilaporkan Ke Polres Situbondo

- Editorial Team

Selasa, 6 September 2022 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Haji Lilur ) saat mempaparkan hasil pelaporan saat mengadakan konferensi pers

HRM. Khalilur R Abdullah Sahlawiy (Haji Lilur ) saat mempaparkan hasil pelaporan saat mengadakan konferensi pers

Situbondo – Belasan pengusaha tambang yang ada di Kabupaten Situbondo, kemaren pada hari Senin (5/9) resmi dilaporkan oleh H RM khalilur R Abdullah Sahlawiy atau Haji Lilur, Pendiri LBH GKS Basra bersama tim ke Polres Situbondo. Selasa. (6/9/2022).

Pelaporan tersebut sebenarnya telah di laporkan jauh hari sebelumnya, namun baru di sempurnakan senin (5/9) kemaren. Hal ini di sampaikan Haji Lilur hari ini dalam gelar konferensi Pers, di salah satu Resto Bakso Hodo prasmanan Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Baca Juga:  Lepas ASN Purna Tugas, Bupati Situbondo Pinta Agar Dijadikan Agenda Rutin

“Saya secara resmi sudah melaporkan belasan pengusaha tambang, beserta para pengusaha armadanya ke Mapolres Situbondo. Tak hanya itu, saya juga sudah melaporkan proyek – proyek infrastruktur, yang di duga membeli bahan material dari pengusaha tambang liar,” kata Haji Lilur.

Kami harus melaporkan secara pidana permasalahan tersebut, karena dengan adanya penambangan liar tersebut, tentu tidak ada pendapatan bagi daerah. Ini harus di selesaikan terlebih dulu oleh pembuat kebijakan. Apakah pemerintah daerah, akan membiarkan begitu saja maraknya Pertambangan Tanpa Ijin (PETI)

“Dengan maraknya pertambangan liar, tentu ini akan berpotensi korupsi di kalangan para oknum dinas terkait. Karena adanya tambang liar tentu saja, akan terjadi hilangnya pendapatan daerah,” tambahnya.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Tersangka Kasus Mamin 2018, Ungkap Dugaan Keterlibatan 17 Oknum Camat

Sebagai putra daerah, lanjutnya ” saya merasa miris melihat maraknya aksi tambang liar. Saya ingin Situbondo kondusif, lebih maju dan bersih dari korupsi“.

“Karena pelaporan saya baru kemaren saya sempurnakan, jadi mari kita bersama – sama mengawal proses hukum, yang akan di kerjakan oleh pihak Polres Situbondo. Nanti saya akan mengadakan jumpa Pers lagi,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru