Bupati Sumenep Menandatangani Deklarasi Bersama Mendukung Investasi Inklusif dan Bebas Preman, Dorong Iklim Usaha Kondusif 

- Editorial Team

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dengan didampingi oleh Kepala DPMPTSP, R. Abd Rahman Riadi menandatangani Deklarasi Investasi Inklusif dan Bebas Premanisme.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dengan didampingi oleh Kepala DPMPTSP, R. Abd Rahman Riadi menandatangani Deklarasi Investasi Inklusif dan Bebas Premanisme.

Dapurrakyatnews – Seluruh kepala daerah dan kepala DPMPTSP se-Jawa Timur, berkumpul di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, dalam rangka High Level Meeting (HLM) Forum Investasi Jawa Timur 2025, pada hari Selasa (15/7/2025). 

Pertemuan ini menjadi wadah bagi para pemimpin daerah untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan iklim investasi yang ramah, kondusif, serta berkelanjutan demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi di provinsi ini.

Sebagai tindak lanjut pertemuan tersebut, pada hari Selasa (19/8) Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menandatangani Deklarasi Investasi Inklusif dan Bebas Premanisme bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan seluruh bupati serta wali kota se-Jatim. 

Deklarasi ini bertujuan menciptakan suasana aman, nyaman, dan memiliki kepastian hukum yang mendorong tumbuhnya investasi di seluruh daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menekankan pentingnya sinergi lintas daerah untuk memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat investasi terbesar di Indonesia. Menurutnya, iklim investasi yang aman dan inklusif menjadi kunci menarik minat investor baik dalam negeri maupun luar negeri.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa komitmen bersama ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat pembangunan ekonomi daerah.

“Dengan adanya komitmen bersama seperti ini, saya berharap tercipta kondisi yang aman dan kondusif serta kepastian hukum untuk investasi tidak hanya di Kabupaten Sumenep, tetapi juga di seluruh Jawa Timur. Semoga hal ini menjadi katalis untuk menggairahkan dunia investasi di daerah kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Politik, Demokrasi dan Calon Tunggal Pemilihan Kepala Daerah

Lebih lanjut, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa kebijakan inklusif yang digalakkan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, akan memberi dampak positif terhadap pemerataan ekonomi masyarakat.

“Saya percaya bahwa penguatan iklim usaha yang inklusif dan berkelanjutan adalah pondasi penting bagi pertumbuhan investasi yang merata. Komitmen ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah konkret untuk membuka peluang ekonomi nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Gempa Bumi 5,7 Guncang Sumbar, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Data terkini menunjukkan bahwa tren investasi di Kabupaten Sumenep mengalami pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha, kemudahan perizinan, serta kepastian hukum telah menjadi daya tarik tersendiri bagi investor. Kondisi ini diharapkan semakin menguat dengan adanya deklarasi bersama ini.

Penandatanganan deklarasi tersebut menegaskan bahwa Kabupaten Sumenep, siap menjadi daerah ramah investasi. Dengan kondisi yang aman, kepastian hukum yang jelas, dan dukungan pemerintah daerah, peluang terbuka lebar untuk menggairahkan investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru