Selamat Hari Guru Nasional, Nasib Guru Honorer GPAI Masih Gelap

- Editorial Team

Jumat, 25 November 2022 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi ucapan selamat hari guru dari siswa.

Foto ilustrasi ucapan selamat hari guru dari siswa.

Dapurrakyatnews – Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai (HGN) Hari Guru Nasional, namun peringatan hari guru nasional seakan belum mampu mengobati kegelisahan Guru honorer, yang telah mengabdi puluhan tahun dikarenakan nasib nya yang belum jelas.

Karena sampai saat ini, guru honorer belum merasakan yang namanya kemerdekaan yang sesungguhnya. Tenaga dan pikira nya difungsikan secara penuh oleh pemerintah, namun status dan haknya diabaikan atau tidak diberikan.

Hal tersebut disampaikan SR salah satu guru agama yang berstatus guru honorer PAI, yang mengajar disalah satu Sekolah Dasar Negeri, yang ada di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, formasi Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) pada penerimaan ASN-P3K tahun 2022 tidak ada formasi sama sekali.

Baca Juga:  Memperingati Hari Mangrove se Dunia, Bupati Sumenep Mengajak untuk Menjaga Hutan Mangrove

“Padahal sejak tahun 2021, GPAI tidak ada formasi sama sekali untuk mengikuti PPPK, baik di tahap pertama maupun di tahap ke dua, dengan alasan tidak ada formasi,” kata nya, sambil meminta namanya untuk tidak disebutkan. Jum’at (25/11/2022).

Foto Ilustrasi

Menurutnya di tahun 2022, pengajuan penambahan formasi guru pendidikan agama islam berjumlah 162 orang yang masuk data di BKPSDM Kabupaten Sumenep.dengan jumlah data yg masuk ke pihak BKPSDM Kabupaten Sumenep. Namun kenyataannya dari jumlah tersebut tidak ada satu pun formasi untuk GPAI, dengan alasan sudah tergeser oleh P1 yaitu yang sudah lulus Passing grade.

“Jadi untuk tahun 2022 ini, untuk GPAI tidak ada formasi sama sekali,” tambahnya dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Menyambut Sekaligus Melepas Kirap Pataka Jer Basuki Mawa Beya

Ia menambahkan, jika sebenarnya sudah ada beberapa sekolah yang tidak mempunyai guru agama dengan status ASN atau PPPK, karena kebanyakan dari mereka sudah purna tugas atau pensiun.

“Yang jadi pertanyaan kami, kenapa dan bagaimana bisa tidak ada formasi GPAI di kabupaten Sumenep, padahal penanaman kerakter yang utama itu, dari penanaman pendidikan Agama, pada siswa siswi generasi masa depan bangsa,” imbuhnya.

Ia meminta kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, untuk bisa membantu memperjuangkan nasib guru honorer PAI, agar bisa diangkat menjadi guru ASN atau PPPK. “Kiprah kami sebagai guru non ASN di sekolah, mohon untuk benar benar di perhatikan,” pungkasnya dengan nada pelan.

Baca Juga:  PPP Rekomendasi Ra Mamak dan Haji AB di Kontestasi Pilkada Sampang 2024

Sementara, Agus Dwi Saputra
S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, membenarkan jika tahun ini belum ada formasi PPPK untuk Guru Pendidikan Agama Islam di Kabupaten Sumenep.

“Betul, kemarin diajukan oleh bapak Bupati, melalui bkpsdm ke kementerian, tapi ditolak,” jelasnya.

Ketika pewarta menanyakan, apakah kementerian Pendidikan yang menolak pengajuan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan menyarankan agar Dapurrakyatnews, menghubungi BKPSDM Kabupaten Sumenep.

“Pastinya tanyakan ke BKPSDM, biar tidak salah,” jawabnya.

Dapurrakyatnews mencoba menghubungi Abdul Madjid, S.Sos, M.Si, Kepala Badan Kepegawaian dan Pegembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, melalui aplikasi whatsapp, untuk meminta tanggapannya. Namun sampai berita ini Release, tidak ada tanggapan dan respon dari kepala BKPSDM.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru