Ketua P3K Mendesak Kementrian PUPR ambil Tindakan terhadap Pekerjaan Beton yang Diduga Asal Asalan

- Editorial Team

Selasa, 19 Juli 2022 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekerjaan kanstin sepanjang jalan Bundaran Cemmanis Pamekasan dibongkar, pasca mendapat sorotan dari Aliansi P3K.

Pekerjaan kanstin sepanjang jalan Bundaran Cemmanis Pamekasan dibongkar, pasca mendapat sorotan dari Aliansi P3K.

Dapurrakyatnews – Pasca mendapat sorotan dari Perkumpulan Pemuda Pengawal Keadilan (P3K), Pemasangan beton pembatas jalan dengan anggaran 25,5 M yang dikerjakan oleh PT Trijaya Adymix akhirnya dibongkar. Pembongkaran beton pembatas jalan di sepanjang bundaran Cem manis Pamekasan, diduga dilakukan tengah malam.

Beton tersebut dibongkar, pasca ditemukan bahwa pekerjaan dengan anggaran besar itu, diduga dikerjakan asal-asalan dan banyak kejanggalan. Terbukti, beton yang di pasang tanpa digali terlebih dahulu, langsung ditempel layaknya memasang bata dan paving.

Baca Juga:  Ini Harapan Kepala KUPP Kelas II Branta kepada Adita Irawati, Saat Mengikuti Forum Kehumasan
Beton pembatas jalan Diduga dibongkar tengah malam usai mendapatkan Sorotan

“Satu hari setelah demontrasi, di lokasi ditemui bahwa pekerjaan tersebut dibongkar. Beberapa beton yang sebelum nya di pasang, sudah terletak dipinggir jalan,” kata Basri ketua P3K Kabupaten Pamekasan, (19/7/2022).

“Jika tidak terbukti melanggar, tidak mungkin dilakukan pembongkaran, seharusnya tetap dilanjutkan. Kan ini mencurigakan,” tambah Basri dengan nada bertanya.

Menurut Basri, untuk pemasangan beton pembatas jalan terlebih dulu dilakukan penggalian sedalam 15cm dan dirabat dengan beton serta diberikan acian 2 cm.

Baca juga : Pekerjaan Diduga Asal Asalan, Aktivis P3K Datangi Kantor PU Provinsi Jawa Timur

Baca Juga:  Maknai Idul Adha sebagai Momentum Kepedulian, Yayasan Maisura Munigar Salurkan 550 Paket Daging Kurban

“Tujuannya, beton yang hendak di pasang betul-betul melekat dan tidak mudah rusak,” terangnya

Basri mendesak, kementerian PUPR untuk segera mengambil tindakan terkait pekerjaan itu. Tujuannya, untuk memastikan kualitas pekerjaan yang mengunakan uang rakyat itu tidak ada kerugian dikemudian hari.

“PT yang melaksanakan juga disanksi dan coret dari daftar list mitra PUPR. Karena awal pekerjaan aja sudah tidak beres,” Pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB