Balad Grup dan DKP Jatim Sepakati Budidaya Lobster di 7 Teluk

- Redaksi

Rabu, 5 Februari 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Bandar Laut Dunia (Balad) Grup telah menyepakati kerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur untuk budidaya lobster di tujuh teluk di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kesepakatan ini melibatkan tujuh perusahaan dalam skema kerja sama operasional (KSO), dengan masing-masing perusahaan mengelola satu teluk.

Owner Balad Grup, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy, membenarkan adanya kerja sama ini. “Kami sudah mencapai kesepakatan dengan DKP Jatim terkait budidaya lobster di tujuh teluk,” ujarnya, Rabu (5/2/2025).

Adapun tujuh lokasi tersebut adalah Teluk Pangelek, Takat Campor, Pulau Karanjang, Pulau Malang, Karenteng, Pulau Taja’an, dan Pulau Sabiteng.

“Ketujuh teluk itu berada di Desa Saobi, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep,” jelas pria yang akrab disapa Jhi Lilur itu.

Saat ini, Balad Grup telah menyiapkan ratusan keramba yang akan dipasang secara bertahap di masing-masing teluk.

“Tahap awal, satu teluk akan memiliki satu keramba, lalu berkembang menjadi 10 keramba per teluk, dan selanjutnya menjadi 100 keramba. Jika berjalan sesuai rencana, totalnya akan mencapai 700 keramba di tujuh teluk,” terangnya.

Baca Juga:  Gencarkan Kampanye Kebersihan, DLH Sumenep Dorong Pengelolaan Sampah Mandiri dan Penataan Kawasan Kota

Ia menegaskan bahwa pengembangan budidaya ini akan terus diperluas sesuai dengan ketersediaan lahan di setiap teluk.

“Tim kami setiap hari terus membuat keramba untuk mendukung ekspansi ini,” tambahnya.

Menurut Jhi Lilur, proyek ini merupakan bagian dari upaya Balad Grup dalam menjadikan Indonesia sebagai pusat perikanan budidaya dunia.

“Kami tidak hanya fokus di tujuh teluk, tetapi juga di 16 teluk pilihan untuk budidaya lobster. Bahkan, target akhirnya adalah seluruh Gugusan Teluk Kangean dengan luas sekitar 121.000 hektare,” ungkapnya.

Baca Juga:  Masuk Tahun ke Tiga, Bupati Karna Situbondo Mendapatkan Kado Trophy Adipura

Selain lobster, program budidaya ini juga mencakup berbagai jenis komoditas laut yang dirangkum dalam konsep Loketaru, yakni lobster, kerapu, kerang kuning, teripang, anggur laut, rumput laut, dan udang laut.

“Kami segera melakukan budidaya serentak untuk Loketaru di Gugusan Teluk Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru