Temukan Peluang Baru di Teluk Kangean, Pengusaha Indonesia Rintis Bisnis Budidaya Kerapu dan Teripang

- Editorial Team

Selasa, 17 September 2024 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Owner Balad Grup HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

Owner Balad Grup HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy.

Dapurrakyatnews – Setelah mengawali pagi dengan rutinitas ibadah, pengusaha HRM Khalilur R. Abdullah Sahlawiy, menerima kabar mengejutkan dari timnya terkait potensi besar di Gugusan Teluk Kangean, Jawa Timur.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Intercontinental West Lake Hotel, Hanoi, Vietnam, HRM Khalilur berbagi kisah tentang inspirasi bisnis baru yang muncul di tengah persiapan pertemuan dengan tamu, dari Vietnam untuk membahas perdagangan batubara.

“Tamu dari Vietnam ini adalah teman lama dari Hai Phong, yang secara kebetulan melihat saya di Restoran Batavia semalam. Kami sebenarnya sudah berjanji untuk bertemu pukul 11.00, namun mereka datang lebih awal,” kata HRM Khalilur.

Meski sedikit terkejut, dia pun memutuskan untuk meluangkan waktu sebelum pertemuan, dan merenungkan laporan terbaru dari timnya di Madura dan Lombok Timur.

Saat itu, inspirasi baru muncul dalam benaknya. HRM Khalilur menyampaikan bahwa potensi budidaya laut, terutama untuk kerapu dan teripang, merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, terutama di kawasan Teluk Kangean.

Baca Juga:  Abrasi Menggusur Permukiman Warga Pulau Talango Aeng Ra'as

“Saya mendapatkan laporan dari tim di Gugusan Teluk Kangean. Ada puluhan teluk di sana dengan total luas lebih dari 5.000 hektar. Masing-masing teluk memiliki karakteristik unik yang cocok untuk berbagai jenis budidaya, seperti kerapu, lobster, dan teripang,” ujarnya.

HRM Khalilur melihat ini sebagai peluang besar untuk memperluas bisnisnya dengan membentuk holding baru, di bawah BALAD Grup, yaitu BATERA Grup untuk budidaya teripang dan BAKERA Grup untuk budidaya kerapu.

Baca Juga:  Kebakaran Warung Lontong di Tapan Diduga Karena Konslet Arus Listrik 

“Kami akan memaksimalkan potensi ini. Teluk Kangean memiliki teluk terbuka dengan ombak besar yang ideal untuk budidaya kerapu, dan teluk tertutup dengan karang tanpa ombak cocok untuk budidaya lobster. Sementara teluk yang dangkal dan berlumpur sangat potensial untuk budidaya teripang,” tambahnya.

“Saya memanjatkan syukur kepada Allah karena di Gugusan Teluk Kangean ini, saya bisa mengembangkan budidaya lobster, kerapu, dan teripang. Ini adalah berkah bagi kita semua,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB