Bapenda Sumenep Lakukan Sosialisasi Pembayaran Pajak Non Tunai Kepada 19 Desa di Kecamatan Arjasa

- Editorial Team

Jumat, 9 Agustus 2024 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sosialisasi dari Bapenda Sumenep saat menyerahkan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024 kepada perwakilan dari Kecamatan Arjasa.

Tim Sosialisasi dari Bapenda Sumenep saat menyerahkan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024 kepada perwakilan dari Kecamatan Arjasa.

Dapurrakyatnews – Kecamatan Arjasa merupakan Kecamatan Kepulauan ke 4 yang didatangi oleh Bapenda Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sumenep, dalam rangka sosialisasi pembayaran pajak daerah secara non tunai dan sekaligus penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2 tahun 2024.

Road Show sosialisasi pembayaran pajak non tunai dilakukan oleh Bapenda Sumenep dalam rangka meningkatkan PAD Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Kali ini tim sosialisasi dipimpin oleh Kasubid Penagihan dan Penyelesaian Bapenda Sumenep Ahmad Afifi, SE, M.Si., dengan mengundang 19 kepala desa yang ada di Kecamatan Arjasa, yang digelar di Pendopo Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bapenda Faruk Hanafi, S.Sos. M.Si., melalui Ahmad Afifi kepada pewarta menyampaikan, pihaknya meminta kepala desa dan perangkatnya untuk turut aktif memberikan arahan dan edukasi kepada masyarakat, tentang kewajiban dalam membayar pajak.

Baca Juga:  Kawanan Pencuri Hapeword berhasil Diringkus, Puluhan HP dan Laptop jadi Barang Bukti

“Di lapangan, kepala desa bersama perangkatnya, merupakan ujung tombak pertama yang langsung bertemu dengan masyarakat, dalam rangka memberikan sosialisasi pembayaran pajak non tunai,” katanya. Jumat (9/8/2024).

Ahmad Afifi juga mengakui bahwa Problem utama Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ini ada 2, yaitu database masih data yang lama. Karena database merupakan koleksi data sistimatis, yang di simpan secara elektronik.

“Seperti data objeknya masih belum terpisah, sehingga membutuhkan pemutahiran data,” ujarnya.

Baca juga : Bapenda Sumenep Mendorong Desa Melalui Bumdes, untuk Menjadi Mitra Perbankan melalui Agen Laku Pandai

Selain pemutahiran data, yang paling dominan menurut Ahmad Afifi adalah kesadaran masyarakat yang masih kurang terbina dengan baik. Maka 2 hal tersebut

Baca Juga:  Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Salurkan ZIS Melalui Baznas

harus terakomudir, sehingga sinkronisasi terhadap database dan kesadaran masyarakat dapat diselaraskan.

“Jika kedua hal tersebut dapat diselaraskan. Maka beberapa desa yang saat ini masih mempunyai tunggakan PBB, saya optimis tunggakan yang ada dapat diselesaikan,” harapnya.

Selain melakukan sosialisasi pembayaran pajak non tunai, Ahmad Afifi juga mendorong desa melalui Bumdes nya untuk segera menjadi agen Laku Pandai, yang mana pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan dapat dibayar melalui Bumdes, dan masyarakat tidak perlu lagi pergi ke Kantor Bapenda.

“Tentu jika hal tersebut terlaksana, tentu akan meningkat pendapatan asli desa, karena Bumdes bukan hanya untuk pembayaran PBB, namun juga dapat juga sebagai tempat pembayaran dan pembelian secara elektronik,” terangnya.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke 78, Polres Sumenep Berikan Hadiah Umroh untuk 2 Orang Anggotanya

Lanjutnya, untuk pembayaran PBB di Kabupaten Sumenep, sudah banyak kanal untuk melakukan pembayaran PBB, pembayaran dapat dilakukan melalui perbankan (Bank Jatim), Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Mobil Banking. Pembayaran PBB juga dapat dilakukan melalui Alfamart, Indomart termasuk juga Tokopedia, OVO dan PT Pos.

“Dengan banyaknya opsi pembayaran non tunai, diharapkan dapat meningkatkan pembayaran pajak masyarakat, yang tentu saja akan meningkatkan PAD Kabupaten,” tegasnya.

“Pajak yang terkumpul dari masyarakat akan dipergunakan kembali untuk pembangunan Kabupaten Sumenep, yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Setelah melakukan sosialisasi di Pendopo Kecamatan Arjasa, tim dari Bapenda tersebut akan bergerak dan direncanakan akan melakukan sosialisasi pembayaran pajak non tunai di Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru