Bupati Sumenep Serahkan Klaim Asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada Ahli Waris Pekerja Rentan

- Editorial Team

Sabtu, 1 Juni 2024 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyerahkan klaim asuransi Ketenagakerjaan pekerja rentan kepada ahli waris.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menyerahkan klaim asuransi Ketenagakerjaan pekerja rentan kepada ahli waris.

Dapurrakyatnews – Seakan tidak punya rasa lelah, setelah selesai memimpin upacara hari lahir Pancasila, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, mendatangi 3 orang rumah warga sebagai pekerja rentan yang telah meninggal dan mendapatkan klaim asuransi BPJS Ketenagakerjaan

Ketiga orang tersebut Mohammad Hasan warga Desa Pabian, Kecamatan Kota, Hasan Warga Desa Batang-batang Daya dan Lukman Nur Hakim Warga Desa Batang-Batang Laok Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Baca juga : Pemerintah Kabupaten Sumenep telah Mendaftarkan Pekerja Rentan Sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat berada di rumah almarhum Mohammad Hasan menyampaikan, jika pihaknya hanya ingin memastikan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan benar-benar berjalan.

“Jadi hari ini kita mengunjungi seorang ibu yang suaminya meninggal (Mohammad Hasan), yang mana pemerintah daerah telah mengcover melalui BPJS Ketenagakerjaan ini selama 2 tahun yang lalu,” kata Bupati. Sabtu (1/6/2024).

Baca Juga:  Kapolri dan Dirut BPJS Kesehatan, Sepakat Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Pengguna Jalan

Jadi menurut Bupati, pekerja rentan yang ada di Kabupaten Sumenep, telah diikutkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan total peserta sebanyak 6.400 orang.

“Siapa saja itu pekerja rentan, meraka adalah petani, pedagang, Nelayan, Sopir, Tukang Becak dan Pembantu Rumah Tangga,”ujarnya.

Seperti hari ini, kita berikan hak dari 3 orang pekerja rentan, yang bekerja sebagai tukang becak, yang kita serahkan kepada ahli warisnya dalam hal ini adalah istri dari Mohammad Hasan, Hasan dan Lukman Nur Hakim, masing masing-masing sebesar 42 juta.

“Dengan klaim asuransi yang telah diserahkan, harapan kami pemerintah daerah untuk dapat memberikan keringanan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Kampanye Keselamatan Pelayaran, KSOP Kelas IV Kalianget Bagikan Life Jacket untuk Nelayan

Selain itu, pada saat meninggal, BPJS Ketenagakerjaan ini hadir membantu, karena dikhawatirkan keluarga yang ditinggalkan tidak memiliki keahlian dan usaha.

“Namun dengan adanya klaim asuransi ini paling tidak dapat dijadikan modal usaha, sehingga tidak akan muncul orang-orang miskin baru, untuk itu pemerintah daerah hadir untuk melayani masyarakat dengan memberi jaminan ketenagakerjaannya,” terangnya.

Dalam mendaftarkan masyarakat pekerja rentan yang dibayarkan preminya oleh pemerintah daerah, pemerintah mencari siapa saja yang didalam KTP nya tertulis sebagai kretiria yang telah disebutkan diatas.

Setelah mereka terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, mereka diundang dengan memberikan pemahaman apa itu BPJS Ketenagakerjaan.

“Namun kadang sebagian masyarakat tidak paham atau tidak bisa membedakan, antara BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan,’ terangnya.

Baca Juga:  Wujudkan Zona Integritas, DPMPTSP Sumenep Gelar Penandatangan Pakta Integritas dan Penyematan PIN

Padahal dalam beberapa kesempatan selalu kita sampaikan untuk masyarakat Kabupaten Sumenep, cukup mempergunakan KTP jika akan berobat ke Puskesmas ataupun Rumah Sakit.

Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan, jika peserta sakit, meninggal atau mengalami kecelakaan, mereka dapat santunan 42 juta.

“Namun nanti akan perkuat lagi sosialisasinya, biar mereka menyampaikan kepada keluarganya bahwa pemerintah kabupaten, sudah mengikutkan program BPJS Ketenagakerjaan, jadi jika terjadi apa apa pihak ahli waris dapat mengajukan klaim kepada BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Turut mendampingi Bupati Sumenep, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sumenep, Heru Santosa, Camat Kota Sumenep, Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumenep dan perangkat Desa setempat

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru