Upaya Keras Polisi di Banjarbaru Padamkan Kebakaran Hutan dan Lahan

- Editorial Team

Minggu, 30 Juli 2023 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polsek Liang Anggang, Polres Banjarbaru, dengan alat seadanya berusaha memadamkan api.

Anggota Polsek Liang Anggang, Polres Banjarbaru, dengan alat seadanya berusaha memadamkan api.

Dapurrakyatnews – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) turut melanda wilayah Liang Anggang dan sekitarnya di kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Hingga kini, api masih sulit dipadamkan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, melaporkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi setempat mencapai 233 hektare.

Data luas karhutla tersebut tercatat hingga Rabu (5/7) malam dengan jumlah titik api mencapai 2.558 yang menyebar di 13 kabupaten dan kota. Dalam upaya memadamkan api, berbagai kendala yang mesti dihadapi oleh petugas. Salah satunya dari personil Polsek Liang Anggang, Polres Banjarbaru.

Hal ini diungkapkan Kapolsek Liang Anggang Kompol Yuda Kumoro Pardede, saat berbincang dengan Dapur Rakyat News saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (30/7) sore.

Selaku pimpinan tertinggi di Polsek Liang Anggang, Kompol Yuda tidak duduk manis saja di kantornya. Dia mengaku selalu ikut terjun langsung memadamkan titik api bersama anggota, baik personel Polsek maupun dari tim gabungan, semisal BPBD hingga relawan.

“Dari awal terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Liang Anggang, saya turun ke lokasi. Semua kekuatan kami kerahkan,” kata Kompol Yuda.

Meski pemadaman api sulit dilakukan, upaya keras petugas membuahkan hasil. Kapolsek Liang Anggang Kompol Yuda Kumoro Pardede menyebut, sebagian besar titik api sudah berhasil dipadamkan.

Baca Juga:  Seorang Perempuan Cantik menjadi Korban Pemerkosaan, Pelaku ternyata Mantan Pacar Korban

“Beberapa titik api sudah padam, kita lanjutkan pendinginan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harzah Kusuma mengatakan, wilayah Banjarbaru yang terbakar merupakan gambut dan semak belukar. Hal ini tentunya sangat menyulitkan petugas memadamkan api, ditambah lagi sulitnya air

“Bahkan pada Jumat (28/7) kemarin, saat terjadi Karhutla di daerah Jalan Awang Peramuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan Kecamatan Liang Anggang, kita turun langsung ke lokasi,” ujar Dody kepada media ini melalui pesan WhatsApp.

Upaya pemadaman, sambung dia, menggunakan beberapa mesin pompa air. Namun, pemadaman juga dilakukan dengan manual.

Baca Juga:  BPRS Dukung Lan-Jalanan Spectra, Dirut: Manfaatkan Layanan Kami untuk mendapatkan Elektronik Berkualitas di Spectra

“Pemadaman manual berjalan kaki dan pakai sepeda motor menjangkau titik api. Alat manual yang digunakan parang, tas air dan ranting kayu,” sebutnya.

Upaya keras petugas ini untuk menekan penyebaran asap karhutla. Karena saat ini beberapa wilayah sudah dilanda kabut asap.

“Kami akan terus berupaya maksimal menanggulangi karhutla ini. Dan kita berdoa hujan segera turun di lokasi supaya api cepat padam. Kemudian imbauan kita ke masyarakat, agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” pungkas AKBP Dody Harzah Kusuma.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB