Akibat Sakit Menahun Seorang Kakek di Sapeken Nekat Mengakhiri Hidupnya

- Penulis

Sabtu, 13 April 2024 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Dapurrakyatnews -Peristiwa ini menjadi pengingat pilu tentang bagaimana rasa sakit dan keputusasaan, dapat mendorong seseorang untuk mengambil langkah ekstrem. Rasa sakit yang menahun, ditambah dengan minimnya dukungan dan akses terhadap pengobatan yang memadai, dapat menciptakan situasi yang tak tertahankan bagi para lansia.

Hal tersebut yang dialami oleh seorang pria lanjut usia Fadlan (70) yang diketahui menderita sakit asma sejak puluhan tahun, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya Dusun 4 Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dikutip dari limadetik.com, Kakek Fadlan (70) itu ditemukan meninggal dunia, dengan posisi leher terlilit tali dan tergantung di teras depan rumahnya. Ia ditemukan sekitar pukul 12.00 Wib oleh salah satu keluarganya.

Kepala Desa Pagerungan Besar, H. Yuliandi Abd. Rohim, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya membenarkan kabar tersebut, ia menyebutkan, korban merupakan warganya yang berada di Dusun 4, korban diduga bunuh diri karena telah lama mengidap penyakit yang tidak kunjung sembuh.

“Benar (korban) ini adalah warga saya di Dusun 4. Usianya sudah 70 tahun, dan sudah lama mengalami sakit asma yang tak kunjung sembuh, mungkin ini salah satu jadi penyebab korban mengakhiri hidupnya” katanya, Sabtu (13/4/2024).

Kades Pagerungan Besar yang akrab disapa H. Rahim itu menjelaskan, tidak ada keluarga korban yang menyangka kalau almarhum akan melakukan hal senekat itu, sebab selama ini keluarga korban selalu berusaha dan berupaya memberikan perawatan dan pengobatan.

“Jadi kejadiannya (korban, red) melakukan bunuh diri diperkirakan jam 23.30 wib (setengah 12 malam), dan baru diketahui pada pukul 12 malam atau setengah jam setelahnya. Dalam keadaan sudah tidak bernyawa” terangnya.

Sementara, Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti S, ikut menyampaikan dari hasil yang didapatkan dari Kapolsek Sapeken yang turun langsung ke lokasi, bahwa kejadian tersebut benar adanya. Dan korban juga sudah dimakamkan.

“Iya benar, pak Kapolsek Sapeken sudah dari sana (Pagerungan, red) korban sudah dikebumikan karena keluarga meyakini kalau korban murni bunuh diri” ujarnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB