2 Remaja menjadi Korban Penganiayaan yang Diduga Dilakukan Oknum Anggota Polsek Sapeken 

- Editorial Team

Sabtu, 13 April 2024 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurakyatnews – Dua orang anak remaja menjadi korban pemukulan, yang diduga dilakukan oleh seorang oknum anggota Polsek Sapeken, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Ajrul Abidin (17) dan Anil Ardiansyah (17) warga Desa Sapeken, mengalami dugaan tindakan kekerasan dari oknum polisi anggota Polsek Sapeken, yang mengakibatkan ke 2 remaja tersebut mengalami memar di bagian pelipis sebeleh kanan dan kiri, serta bola mata memerah akibat trauma pukulan.

Dikutip dari limadetik.com, dugaan penganiayaan terjadi pada Senin malam 8 April 2024 di Kantor Polsek Sapeken. Atas kejadian itu, pihak keluarga merasa keberatan dan akan melakukan langkah pelaporan ke Propam.

Samsuriadi, pihak keluarga korban Ajrul Abidin kepada media menceritakan kronologis kejadian berawal saat kedua remaja dimaksud dibawa ke kantor Polsek Sapeken karena perkelahian antar remaja.

“Pertama yang dibawa ke Kantor Polsek Sapeken, oleh oknum anggota Polisi ini yakni Ajril Abidin, yang saat itu ketika sampai (Kantor Polsek, red) korban langsung dihajar atau ditempeleng” kata Samsuriadi, Sabtu (13/4/2024).

Selanjutnya, korban ditanya oknum Polisi terkait keberadaan temannya Anil Ardiansyah, apakah ada di rumahnya atau ada dimana. Korban kemudian menjawab tidak tahu.

Baca Juga:  HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

“Polisi langsung tanya jam 8, apakah Anil sudah bangun atau tidak, dan dijawab seadanya oleh Ajrul bahwa dirinya tidak tahu juga. Lalu dilayangkan tamparan lagi oleh si oknum Polisi tadi dengan memakai sandal eiger di pelipis kanannya” ungkapnya.

Setelah itu lanjut Samsuriadi, korban satunya yakni Anil Ardiansyah datang karena dijemput salah seorang Polisi di rumahnya. Namun hal yang sama juga dialami korban kedua.

Baca Juga:  Rangkaian Bulan Bung Karno, Pemkab Gelar Bincang Santai bersama Bupati Sumenep

“Jadi selama kedua korban di introgasi di Kantor Polsek Sapeken, keduanya tidak diperlakukan layaknya manusia. Mereka (korban) dianiaya selama di kantor polisi. Ajril ditahan selama dua malam satu hari. Anil dua hari dua malam. Tentu melihat ini kami tidak terima” tegasnya.

Sementara itu, dapurrakyatnews mencoba melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Sapeken, IPTU Daton melalui nomor whatsapp nya pada hari Sabtu 13 April 2024 jam 17.00 Wib, tidak memberi respon sama sekali, kendati terlihat centang dua.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru