Di Kepulauan Sapudi LPG 3 Kg Bersubsidi Langka, Ini Respon Kabag Perekonomian Sumenep

- Editorial Team

Kamis, 11 April 2024 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan tabung LPG bersubsidi dengan kondisi kosong di salah satu toko yang ada di Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Ratusan tabung LPG bersubsidi dengan kondisi kosong di salah satu toko yang ada di Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dapurrakyatnews – Gas LPG di Kepulauan Sapudi saat ini menjadi hal yang langkah dan mahal. Kelangkaan gas LPG bersubsidi di kepulauan Sapudi, diketahui sejak H-3 perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Kelangkaan gas LPG di Pulau Sapudi dibenarkan oleh Zainur Rahman, Kepala Desa Pancor, menurutnya kelangkaan tersebut sudah terjadi beberapa hari menjelang hari Raya Idul Fitri.

“Saat ini, selain menjadi barang yang langka, adapun harganya mahal, setahu saya, saat ini sudah mencapai 35.000,” kata Zainur Rahman saat ditemui dapurrakyatnews di kediamannya di Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Selasa (11/4/2024).

Sedangkan untuk hari hari biasa dan gas LPG bersubsidi tidak langka, harga LPG di pulau Sapudi rata rata pedagang atau toko kelontong menjual Rp. 18.000 sampai dengan Rp. 20.000,-.

Baca juga : Agar Pembagian LPG Merata, Ini yang Dilakukan SPBU di Karang Asem

Untuk itu ia berharap, kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi merupakan masalah yang harus segera diselesaikan seluruh pihak terkait. Masyarakat juga diharapkan untuk dapat menggunakan LPG 3 kg secara bijak dan tidak berlebihan.

Baca Juga:  Sumenep Menjadi Salah Satu Kabupaten di Jawa Timur yang Melaksanakan Panen Padi Nasional

“Karena saat ini, sudah harganya mahal, barangnya tidak ada,” terangnya. Selasa (11/4/2024).

Sementara itu melalui sambungan telepon Dadang Dedy Iskandar, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, membenarkan adanya kelangkaan LPG bersubsidi.

“Kelangkaan tersebut salah satunya terjadi karena SPBE, Agen dan Pangkalan baru akan beroperasi hari ini tanggal 11 April 2024,” ungkapnya.

Menurutnya, PT Pertamina selama Hari Raya Idul Fitri, sudah melakukan penambahan penyaluran gas LPG bersubsidi sebanyak 64.960 tabung, setara dengan 200% penyaluran.

Namun untuk mempercepat pendistribusian dan mengatasi kelangkaan LPG bersubsidi, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina, untuk segera mengatasi kelangkaan gas LPG bersubsidi.

Baca Juga:  Kapolda Kalsel Cek 3 Kontainer Berisi Logistik Pemilu di Pelabuhan Trisakti 

“Kami berharap PT Pertamina untuk segera mengambil langkah langkah, agar kelangkaan LPG bersubsidi ini segera cepat diatasi,” pungkasnya.

Dihimpun dari beberapa sumber,  Peningkatan konsumsi atau permintaan LPG bersubsidi biasanya terjadi beberapa hal, seperti perayaan Hari Raya, libur panjang atau adanya momen tertentu bisa menyebabkan konsumsi LPG 3 Kg naik. Peningkatan ini terkadang tidak diimbangi dengan penyaluran yang cukup, sehingga terjadi kelangkaan.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru