Pria di Pessel Hilang Diterkam Buaya, Ditemukan Tewas Usai 4 Hari Pencarian 

- Editorial Team

Sabtu, 29 Juli 2023 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Pria bernama Redi Kardinata (38) di Nagari Teluk Kualo, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat yang hilang diterkam buaya akhirnya ditemukan setelah empat (4) hari pencarian.Korban ditemukan pada Sabtu (29/7/2023) pukul 15.00 dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Pada hari ini (hari keempat) tim SAR gabungan, kembali melakukan pencarian terhadap korban, korban ditemukan sejauh 8 KM dari lokasi terakhir,” kata Kepala bidang Darurat dan Logistik BPBD Pessel, Defri Siswandi kepada awak media, Sabtu (29/7) sore.

Baca Juga:  Cegah Kriminalitas Jalanan, Patroli Polres Barito Kuala Semakin Gencar

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban ditemukan dengan kondisi bagian tubuh korban kaki sebelah kiri putus.

“Iya bener, korban ditemukan dengan kondisi bagian tubuh korban kaki sebelah kiri putus hingga paha dan hilang,” ujarnya.

Defri mengatakan pada hari keempat pencarian Tim Basarnas dan BPBD juga dibantu oleh masyarakat sekitar. Pencarian Korban menggunakan 2 perahu karet, satu dari Basarnas Sumbar dan satu dari BPBD Pessel dan dibantu dengan perahu nelayan.

Baca Juga:  Kadinkes Sumenep Bantah Isu Pemotongan Dana Kapitasi Rp 84 Miliar: "Itu Fitnah yang Menyerang Pribadi"

“Di hari ke empat pencarian, korban telah ditemukan, setelah itu korban langsung di bawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” jelas Defri.

Baca juga : Apes, Saat Memancing di Sungai, Warga Pesisir Selatan Diterkam Buaya

Diberitakan sebelumnya, korban bernama Redi Kardinata (38). Korban ini merupakan warga Teluk Kualo, Kecamatan Pancung Soal.

“Korban diterkam buaya ketika memancing di sungai Muara Sakai bersama anak laki-lakinya Niko Alven Dinata (11), Rabu (26/7),” ujarnya.

Baca Juga:  Dandim Cup Drag Bike 2023 Digelar dalam Rangka Mencetak Pembalap Nasional

Kronologinya, Pria berusia 38 tahun tersebut pergi memancing dan ingin mandi dengan anaknya. Setelah memancing, Korban meminta diambilkan sabun sama anaknya untuk membersihkan badannya.

“Sekembalinya anak korban ke sungai, anak korban melihat ayahnya di terkam oleh buaya yang sangat besar. Kemudian anak korban berteriak minta tolong, sehingga warga berdatangan ke lokasi kejadian,” pungkas Defri.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru