Masa Tanggap Darurat Bencana Pesisir Selatan Diperpanjang 14 Hari

- Editorial Team

Senin, 25 Maret 2024 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Kabupaten Pesisir Selatan, Mawardi Roska,

Sekda Kabupaten Pesisir Selatan, Mawardi Roska,

Dapurrakyatnews, – Status tanggap darurat bencana Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berakhir pada Kamis (21/3/2024), sesuai dengan Surat Keputusan Bupati nomor 100.3.3.2/116/Kpts/BPT-PS/2024 tanggal 8 Maret 2024.

Namun, melihat situasi dan kondisi di lapangan pasca bencana, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar memperpanjang hingga 14 hari ke depan, dan diputuskan melalui SK Bupati nomor 100.3.3.2/130/Kpts/BPT-PS/2024 terhitung mulai tanggal 22 Maret hingga 4 April 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Pesisir Selatan, Mawardi Roska. Ia menyebut, pada dua minggu pertama banyak hal yang sudah dilakukan.

“Ada beberapa tindakan atau kegiatan yang sudah dilakukan selama masa tanggap darurat,” ujar Sekda di Painan, Kamis (21/3).

Ia menjelaskan, langkah awal yang telah dilakukan pada saat kejadian bencana banjir dan longsor tersebut adalah melaporkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar), sekaligus kepada Kepala BNPB, sehingga Bupati menerbitkan Keputusan Bupati terkait status bencana alam.

“Kami telah melakukan tindakan, melalui SAR dan BPBD terhadap korban tanah longsor maupun hanyut, sehingga 25 orang dinyatakan meninggal, empat orang diantaranya masih dalam pencarian,” katanya.

Baca Juga:  Pohon Tumbang Timpa Tinah Listrik dan Tutup Akses Jalan Lintas Tapan - Sungai Penuh

Mawardi mengatakan, hampir 13 kecamatan dari 15 kecamatan di Pesisir Selatan terdampak banjir sehingga menyebabkan ribuan orang kekurangan pangan.

Terkait kondisi itu pemerintah bersama pihak terkait menyalurkan sejumlah bantuan pangan, baik bantuan sembako, pakaian dan mendirikan sejumlah dapur umum serta mendirikan tenda-tenda pengungsian.

“Bersama pemerintah pusat, provinsi dan sejumlah pihak terkait kami berupaya memulihkan akses transportasi yang terganggu, sehingga mobilisasi barang dan jasa kembali pulih,” ucapnya lagi.

Sekda menjelaskan, pihaknya telah menghitung dampak bencana berupa kerugian terhadap aset negara atau daerah maupun harta benda masyarakat.

Baca Juga:  Wawasan Dasar Filosofi Dimensi Keyakinan, Pengetahuan, dan Tindakan

“Terhadap fasilitas umum atau publik yang rusak segera diperbaiki, sementara terhadap harta benda masyarakat, baik rumah, lahan pertanian, perkebunan dan perikanan sedang dilakukan pendataan untuk segera dilakukan verifikasi,” katanya.

Menurutnya, seluruh elemen pemerintahan baik kecamatan maupun nagari dan instansi pendamping seperti TNI, Polri, Basarnas dan instansi kebencanaan bersatu padu untuk memulihkan keadaan, dengan melakukan pembersihan fasilitas umum maupun rumah warga yang masih terdampak lumpur.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru