Rekomendasi dari 2 Kementerian belum Turun, TPP ASN belum bisa Dicairkan

- Editorial Team

Jumat, 8 Maret 2024 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

R. Titik Suryati, kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep.

R. Titik Suryati, kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep.

Dapurrakyatnews – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia sebagai penghasilan tambahan di luar gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan fungsional, dan tunjangan umum.

Pemberian TPP ini bertujuan untuk Meningkatkan kesejahteraan PNS, Memberikan penghargaan atas kinerja dan prestasi PNS, Meningkatkan motivasi dan etos kerja PNS, Menarik dan mempertahankan talenta terbaik untuk menjadi PNS.

Namun sejak awal tahun 2024 TPP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, sampai memasuki bulan Maret 2024 belum ada tanda tanda TPP akan terbayarkan.

“ASN pusing TPP belum cair,” kata salah satu ASN di lingkungan Pemkab Sumenep yang mewanti wanti agar namanya tidak di sebutkan.

Apalagi ini akan mengahadapi bulan puasa, yang dapat dipastikan pengeluaran keuangan akan membengkak.

“Saya berharap kepada pihak terkait, agar segera memberikan apa yang menjadi hak kami sebagai aparatur sipil negara,” tambahnya dengan mimik muka serius.

Selain untuk meningkatkan daya beli ASN, TPP dapat membantu memicu perputaran ekonomi, karena dengan TPP, mereka memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan, meningkatkan permintaan barang dan jasa, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan asli daerah.

Baca Juga:  2 Desa di Kepulauan Sumenep Menjadi Desa Mandiri di Tahun 2023, Berikut Daftar Lengkapnya

Sementara itu R. Titik Suryati, kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep kepada pewarta menyampaikan, keterlambatan TPP untuk tahun ini masih menunggu rekomendasi dari 2 Kementrian.

“Jika rekomendasi dari Kementrian Keuangan dan Kementrian Dalam Negeri sudah keluar, langsung bisa kita cairkan,” ungkapnya. Jumat (8/3/2024).

Menurutnya, kenapa untuk mencairkan TPP tersebut harus ada rekomendasi dari 2 Kementrian, karena saat ini kabupaten Sumenep ada penambahan organisasi perangkat daerah (OPD) baru, dan ada kenaikan TPP untuk masing masing ASN.

‘Untuk tahun ini harus kita sesuaikan lagi, seperti beban kerja dan tentu saja kita ingin TPP tersebut mendekati ideal dari tahun ke tahun,” imbuhnya.

Baca Juga:  Polisi di Banjarbaru Utara Setiap Jumat Patungan Beli Sembako untuk Kaum Dhuafa 

Ia juga menambahkan, untuk menyesuaikan dan menetapkan besaran TPP masing-masing ASN, 3 OPD baru, kita harus melakukan konsultasi kepada ke 2 Kementrian tersebut.

“Misalnya seperti tahun kemarin dengan nilai 90 milyar, maka dengan penambangan OPD baru pasti ada perubahan. Namun yang pasti, rekomendasi turun langsung bisa kita cairkan. Jadi bukan karena kepala BKAD nya baru, maka TPP lambat dicairkan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru