2 Desa di Kepulauan Sumenep Menjadi Desa Mandiri di Tahun 2023, Berikut Daftar Lengkapnya

- Editorial Team

Sabtu, 24 Juni 2023 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moh Ramli, S.Sos, M.S Asisten Administrasi Umum Kabupaten, Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas DPMD, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si, Kepala Bappeda dan TAPM Tenaga Ahli Pemberdayaan Desa.

Moh Ramli, S.Sos, M.S Asisten Administrasi Umum Kabupaten, Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas DPMD, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si, Kepala Bappeda dan TAPM Tenaga Ahli Pemberdayaan Desa.

Dapurrakyatnews – Penandatanganan hasil Pengukuran IDM yang telah dilakukan oleh Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas DPMD, Drs Yayak Nurwahyudi, M.Si, Kepala Bappeda dan TAPM, serta disaksikan oleh Moh Ramli, S.Sos, M.Si Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumenep, merupakan capaian yang menggembirakan.

Tercatat ada kenaikan yang cukup signifikan terhadap status Desa Mandiri, yang ada di Kabupaten Sumenep, terdapat tambahan 32 desa, sehingga jumlah secara komulatif sebanyak 39 Desa Mandiri.

“Jadi di tahun 2023 ini, ada penambahan 32 Desa yang statusnya berubah menjadi Desa Mandiri,” kata Kepala DPMD Kabupaten Sumenep melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa Ir. Supardi, MM. Sabtu (24/6/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan jika ke 39 Desa Mandiri tersebut tersebar di 14 Kecamatan, dengan 12 Kecamatan daratan dan 2 Kecamatan kepulauan dengan rincian sebagai berikut.

1. Kecamatan Bluto terdapat 2 Desa Mandiri, yaitu Desa Lobuk dan Desa Aeng Dake.

Baca Juga:  Kepala KSOP Kelas IV Kalianget Menyambut Baik Moda Transportasi Cepat Bagi Masyarakat Kepulauan.

2. Kecamatan Kota Sumenep terdapat 9 desa yaitu Desa Kebunangung, Desa Kolor, Desa Paberasan, Desa Pamolokan, Desa Pabian, Desa Parsanga, Desa Bangkal, Desa Pangarangan dan Desa Pandian.

3.Kecamatan Lenteng 2 desa yaitu Desa Lenteng Timur dan Desa Lenteng Barat.

4. Kecamatan Pragaan 3 desa yaitu Desa Karduluk, Desa Pragaan Laok dan Desa Prenduan.

5. Kecamatan Kalianget 3 desa yaitu Desa Kertasada, Desa Kalimook dan Desa Kalianget Timur

6. Kecamatan Guluk-Guluk 1 desa yaitu Desa Guluk-Guluk.

7. Kecamatan Ganding 1 desa yaitu Desa Ketawang Larangan

8. Kecamatan Pasongsongan 2 desa yaitu Desa Campaka dan Desa Pasongsongan

9. Kecamatan Batuputih 2 desa yaitu Desa Batuputih Kenek dan Desa Batuputih Laok.

10. Kecamatan Dungkek 1 desa yaitu Desa Dungkek.

11. Kecamatan Gapura 6 desa yaitu Desa Grujugan, Desa Andulang, Desa Gapura Timur, Desa Gersik Putih Desa Gapura Barat dan Desa Panagan.

Baca Juga:  Pemerintah Kabupaten Sumenep Menggelar Upacara Bendera dalam Rangka Memperingati Hari Lahir Pancasila

12. Kecamatan Batuan 5 desa yaitu Desa Patean, Desa Babbalan, Desa Gedungan, Desa Gunggung dan Desa Batuan.

13. Kecamatan Ra’as 1 desa yaitu Desa Brakas.

14. Kecamatan Sapeken 1 desa yaitu Desa Sapeken.

Baca juga : Bismillah Melayani Menunjukkan Taringnya, 39 Desa saat ini Berstatus sebagai Desa Mandiri

Sementara itu Moh Ramli, S.Sos, M.S Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumenep menyampaikan bahwa, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada semua pihak, mulai dari proses pendataan atau penginputan nya sampai dengan hasilnya.

“Tentu saja hasil dari IDM tersebut akan muncul status desa, itu akan menjadi referensi dan bahan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan desa, mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaannya,” ungkapnya. Jum’at (23/6/2023).

Kita juga mendorong desa untuk terus berpacu dan berlomba agar desanya semakin maju. Sebab dengan status tersebut sudah menunjukkan tingkat kemajuan desanya. Artinya adalah label itu telah menunjukkan hasil kinerja di desanya, baik kepala desa, BPD dan masyarakat desa itu sendiri.

Baca Juga:  Hadir di Pulau Oksigen Paslon Faham Disambut Ribuan Masyarakat

“Ketika status desa nya naik, maka hal tersebut menunjukkan keberhasilan kinerja semua pihak di desa tersebut. Hal ini tentu saja menjadi acuan kepada semua stakeholder terkait, dengan perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan,” terangnya.

Artinya apa, menurut pria yang pernah menjadi kepala DPMD Sumenep tersebut, kebijakan pembangunan pemerintah terhadap Desa Berkembang, Desa Maju dan Desa Mandiri, tentu akan lebih terarah dan lebih fokus.

“Pemerintah daerah, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah akan memberikan apresiasi dalam bentuk bantuan keuangan desa, kepada desa yang sudah sampai pada status level Desa Mandiri. Itu bentuk reward dari kita,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru