Gaji ASN Naik, Petani Diam kenapa Giliran Beras Naik Semua Teriak

- Penulis

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haji Hady

Haji Hady

Dapurrakyatnews – Salah satu tokoh muda masyarakat Desa Klampokan kecamatan Panji, Haji Hady merasa kesulitan menanggapi gejolak kenaikan harga beras.

Menurut Haji Hady para pemimpin daerah saat ini sedang sibuk mencari cara, untuk menurunkan harga beras itu perlu dikaji ulang. Sebab selama ini seluruh petani tidak ramai ketika kesejahteraan petani tidak ada yang memperhatikan, Petani lebih banyak menjadi penonton.

“Para buruh ramai – ramai meminta kenaikan gaji, Pemerintah langsung menanggapinya. setelah itu PNS juga dinaikkan gajinya, Petani hanya diam. Namun ketika harga beras naik spontanitas semua ramai berkata  turunkan harga beras. Terus kapan petani bisa sejahtera,” kata Hady.

Pemimpin daerah banyak orang pintar dan bijak, apakah tidak ada cara lain agar masyarakat mampu membeli beras. Sebagai rakyat kecil, kami para petani kebingungan menanggapi gejolak ini. Sementara ketika kami hendak menanam padi sedang kesulitan pupuk, para pemimpin negeri/ Daerah banyak yang diam. Hanya ada segelintir orang yang peduli,

“Seperti saat ini, sebenarnya kami sedang kesulitan pupuk, jatah pupuk memang ada di kios kios, tapi jatah untuk perhektarnya kurang, kami terpaksa membeli pupuk non subsidi walau harganya mahal,” ungkapnya.

Jadi kami mohon kepada para Pemimpin negeri, carilah solusi yang lebih bijak. Tentu masih banyak cara untuk membuat masyarakat agar mampu membeli beras, sebab kalau di perhitungkan, beras 1 kg jika dimasak untuk keluarga itu bisa dikatakan murah,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
74 Kepala SD Negeri di Sumenep Terima SK Periode Kedua, Kadisdik Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB