Truk Muatan Semen Terjebak oleh Material Longsor di Jalan Lintas Tapan

- Editorial Team

Selasa, 2 Januari 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim TRC BPBD bersama ti gabungan saat evakuasi mobil Fuso muatan semen yang terjebak longsor di jalan Tapan - Sungai Penuh, Selasa (02/01).

Tim TRC BPBD bersama ti gabungan saat evakuasi mobil Fuso muatan semen yang terjebak longsor di jalan Tapan - Sungai Penuh, Selasa (02/01).

Dapurrakyatnews, – Selama dua hari diguyur hujan, Nagari Sungai Gambir Sako, Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat alami longsor, Selasa (02/01/2024).

Dari laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Posko Tapan mengatakan, Bencana longsor di Nagari Sako Kecamatan Rahul Tapan terjadi sekira pukul 03.00 WIB.

Komandan Pos (Danpos) BPBD Tapan, Nofian Merius mengatakan Bencana longsor dilaporkan oleh masyarakat sekira pukul 08.00 WIB.

“Dari laporan tersebut, saya beserta Tim Reaksi Cepat (TRC) Pessel Pos Tapan bersama TNI Polri dan 1 unit mobil Boldozer dari Dinas PU pessel, langsung turun ke lokasi untuk membersihkan matrial longsor, di Nagari Sungai Gambir Sako kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan,” ungkap Nofian, Selasa (02/01).

Ia menjelaskan, Akibat longsor tersebut menyebabkan akses jalan Tapan – Sungai Penuh, Kerinci terhambat akibat material banyak yang menutupi jalan.

Baca Juga:  Oknum yang Mengaku sebagai Ajudan Kejari, ternyata hanya Staf Bagian Pembinaan

“Bencana Longsor itu menghalangi jalan dan juga satu buah mobil Truk Fuso membawa semen ikut terjebak karena tergelincir,” jelas Nofian.

Masih kata Nofian Merius, lalu lintas jalan sempat macet sekitar 10 jam dan antrian Kendaraan sangat panjang baik dari kerinci sungai penuh maupun dari Tapan.

“Sekira pukul 12.00 WIB, Tim gabungan BPBD bersama TNI -Polri berhasil membersihkan material longsor. Namun, mobil Fuso mengangkut semen belum bisa di evakuasi dikarenakan muatan terlalu berat,” terangnya.

Baca Juga:  Menteri PANRB, Pemerintah Tetapkan Formasi 572.496 ASN Tahun 2023

Arus lalu lintas sudah bisa dilalui dan kembali normal. Namun harus tetap hati hati karena curah hujan masih tinggi di wilayah Pesisir Selatan dan sekitarnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat berhati-hati karena curah hujan tinggi dan disertai angin kencang, rawan terjadi longsor dan pohon tumbang.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru