Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Gelar Sekolah Lapang komuditas Jagung

- Editorial Team

Selasa, 22 Agustus 2023 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Penyuluh Dispertan, M. Zaini Akbar sedang memberikan materi budidaya jagung

Kabid Penyuluh Dispertan, M. Zaini Akbar sedang memberikan materi budidaya jagung

Dapurrakyatnews – Sejak tanggal 21 Agustus hingga 23 Agustus, Pemerintah Daerah Situbondo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan mengadakan sekolah lapang komoditas jagung yang diikuti oleh 25 orang petani muda, di Dusun Polai Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Mengawali acara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Drs. H.Haryadi Tejo Laksono, M.Si membuka sekolah lapang dengan memberikan materi tentang Potensi Pengembangan Jagung.

Melalui Bidang Penyuluh M. Zaini Akbar mengatakan, kegiatan yang diadakan merupakan program pemerintah dalam meningkatkan produktifitas petani jagung, khususnya di daerah terpencil, seperti dusun Polai ini.

“Kami memilih Desa Jatisari sebagai sasaran sekolah lapang, karena di Kecamatan Arjasa berpotensi tinggi untuk penanaman jagung, termasuk areanya. Menurut data Badan Pusat Statistik ( BPS ), di kecamatan Arjasa ada sekitar 5 ribu hektare yang berpotensi untuk tanaman jagung, selain itu untuk di Desa Jatisari sendiri, ada sekitar 2 ribu hektare,” kata Zaini.

Selain itu, di dusun polai termasuk daerah terpencil di atas bukit dan dalam pengembangan produktifitasnya, para petani di dusun tersebut masih banyak kendala, termasuk pola tanam yang di gunakan masih konvensional.

“Di dusun polai, dalam 1 tahun sampai saat ini masih mampu menanam jagung satu kali. Beberapa kendala yang utama dialami para petani di antaranya kondisi air sulit dan tidak ada pompa air,” ujarnya.

Baca Juga:  Peringati HKG PKK Ke 51, Bupati Situbondo Pinta Hidupkan Kembali Gotong Royong

Ia menambahkan, adanya beberapa kendala itu, maka kami memilih lokasi sekolah lapang di daerah tersebut. Agar para petani yang notabene memang butuh bimbingan tentang ilmu budidaya jagung, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani melalui program ini, bebernya.

“Seluruh proses belajar sekolah lapang dilakukan langsung dilapangan. Manfaat sekolah lapang sangat baik, karena bisa meningkatkan produksi sekaligus pendapatan petani. Untuk itu, kita berharap kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” harapnya.

Lebih jauh Zaini mengatakan, di hari ke tiga besok sebanyak 25 orang petani tersebut, selain mendapatkan ilmu tentang bagaimana cara yang baik budidaya jagung, mereka juga akan di berikan bantuan berupa cangkul, tong penampung air, Jerigen dan beberapa bibit jagung.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan adakan Bincang Santai dengan Puluhan Awak Media Situbondo

“Dengan adanya program ini, kami berharap ke depan para petani di sana akan mampu melakukan penanaman dua kali dalam 1 tahun dan juga memanennya,” ungkapnya.

Tentu untuk mendukung semua itu, kami juga akan meminta para penyuluh yang agar lebih intens melakukan pembinaan dan pemantauan ke lokasi.

“Selain itu, kami akan berkoordinasi dengan bidang teknik untuk diupayakan adanya pembangunan pompa air dengan pengeboran,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru