Muspika Panji Gelar Musyawarah Masalah Panggung Dangdut

- Editorial Team

Jumat, 14 Juli 2023 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Kapolsek Panji, AKP Nanang memberikan arahan pada para kades terkait aturan pelarangan musik dangdut panggung besar.

Tampak Kapolsek Panji, AKP Nanang memberikan arahan pada para kades terkait aturan pelarangan musik dangdut panggung besar.

Dapurrakyatnews – Muspika Panji menggelar musyawarah, bersama seluruh kepala desa terkait masalah ijin keramaian, yang berupa acara pagelaran musik dangdut malam hari di acara hajatan pesta perkawinan warga. Hadir di acara musyawarah, Camat Panji Andi Jaka Setiawan . Kapolsek AKP Nanang dan Danramil 02 Panji , Letda Agus Riyadi. Kamis (14/7/2023).

Musyawarah tersebut digelar karena adanya bentuk kekecewaan seluruh kepala desa (Kades), dengan munculnya larangan oleh Kapolres Situbondo terkait hiburan musik dangdut di hajatan pesta perkawinan yang sudah umum di gelar oleh masyarakat.

Larangan tersebut telah dibuktikan oleh Polsek Panji saat Kades Kayu Putih mengadakan pesta perkawinan anak kandungnya, dengan mengundang artis kondang Yuly KDI. Pihak Polsek menghadirkan beberapa anggota ke acara tersebut. Karena kecewa malam itu ( senin 10/7/2023 ) kades Kayu Putih, Suriji menghentikan musik tersebut.

Para kepala Desa Se- Kecamatan Panji sedang mengikuti musyawarah dengan muspika Panji

Di hadapan seluruh kades dan lurah kecamatan Panji, Kapolsek Panji AKP Nanang menjelaskan jika pihaknya hadir ke acara hajatan kades Kayu Putih, itu bukan untuk melakukan penyetopan musik dangdut yang sedang berlangsung. Namun hanya untuk memberikan pengamanan.

“Saya minta maaf, kalau di sore itu dengan hadirnya beberapa anggota saya ke hajatan kades Kayu Putih membuat salah paham,” kata AKP Nanang.

Saya akui telah memberikan ijin keramaian, dan keesokan harinya turun perintah dari pimpinan untuk melakukan penyetopan acara musik dangdut dihajatan yang di gelar oleh masyarakat. Namun penyetopan itu untuk musik dangdut dengan panggung besar dan berlangsung hingga dini hari.

Baca Juga:  Bupati Lakukan Rotasi dan Mutasi di Lingkungan Pemkab Situbondo, Ini Dia Daftarnya

“Sementara yang terjadi menimbulkan kesalahpahaman, untuk itu saya minta maaf,” tambahnya.

Maka melalui forum ini, lanjutnya, saya baru memahami juga jika untuk acara hajatan sebuah pesta perkawinan di Kabupaten Situbondo, tuan rumah pasti menyajikan pagelaran musik dangdut dengan jenis strekan dan juga musik dangdut dengan panggung besar hingga dini hari.

“Untuk itu hasil musyawarah ini, akan saya sampaikan ke pimpinan agar mengevaluasi kembali, dan memberikan kebijakan pada masyarakat yang sudah kadung mengontrak dan telah membayar uang muka terlebih dulu pada pemilik group musik. Namun untuk musik jenis strekan , itu tetap bisa dilaksanakan mulai pagi hingga jam 18.00 wib,” tutupnya.

Sementara itu, ketua kades se kecamatan Panji yang juga sebagai pembina Forum Asosiasi Perangkat Desa ( Faskad ) , A. Missuri.mengapresiasi upaya dan langkah Kapolsek Panji untuk membawa hasil musyawarah hari ini ke rapat di Polres Situbondo.

Baca Juga:  KH Abdul Hadi Ketua FKUB Situbondo Resmi Dikukuhkan oleh Bupati Karna

“Mewakili teman – teman kades, kami bukan menolak aturan yang telah di perintahkan oleh Kapolres Situbondo. Kami semua setuju untuk menciptakan Kabupaten Situbondo sebagai Kabupaten yang aman dan damai,” ungkapnya.

Namun untuk di permasalahan ini, andai musik dangdut dengan panggung besar kalau itu tetap tidak di ijinkan, sedang masyarakat yang punya hajat sudah bayar uang muka berbulan lalu, kami mohon kebijakan. Sebab yang akan menjadi sasaran masyarakat tetap seorang kades yang di pojokkan. Seorang kepala desa ini jabatan politik, jadi tetap kades yang jelek di mata masyarkat. tegas Missuri.

“Andai para kepala desa di butuhkan oleh Polsek Panji untuk menghadap langsung pada Kapolres, kami siap hadir untuk bertemu beliau,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru