Dua Komoditas Asal Sumenep Masuk Kategori Pendampingan Desa Devisa

- Redaksi

Selasa, 21 Maret 2023 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sargasum dan Daun Kelor

Sargasum dan Daun Kelor

Dapurrakyatnews – Daun Kelor dan Sargasum merupakan Komiditas masuk katagori produk ekspor. Kedua Komiditas tersebut akan dilakukan Pendampingan Desa Devisa, yang dilaksanakan di Pendopo balai desa Batang batang Daya, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Senin (20/3/2023).

Selain kedua Komiditas tersebut, Batik asal kabupaten Bangkalan, nantinya akan dilakukan pendampingan, mulai dari pengolahan produk, kemasan, permodalan bahkan sampai kepada pengelolaan manajemen usaha.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, S.H., M.H., melalui Kepala Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopumkm dan Perindag) Chainur Rasyid mengatakan, dengan adanya program Pendampingan Desa Devisa tersebut, merupakan program yang dapat mengangkat sektor perekonomian masyarakat khususnya kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adanya program Pendampingan Desa Devisa, ini adalah angin segar bagi para pelaku usaha seperti UMKM maupun kegiatan usaha lainnya, dan kami sangat mengapresiasinya,” kata Chainur Rasyid.

Baca Juga:  BPRS Bhakti Sumekar Raih Penghargaan "Bank Implementasi KEJAR Terbaik" dari OJK

Menurutnya, adanya program Pendampingan Desa Devisa tersebut, nantinya para kelompok masyarakat akan dilakukan pendampingan, mulai dari pengolahan, kemasan sesuai standarisasi ekspor bahkan sampai permodalan.

“Nantinya, para stakeholder akan melakukan pendampingan dari kemasan, permodalan bahkan pasar luar negeri. Hal ini sangat baik untuk menunjang perekonomian nasional, khususnya di sumenep. ini karena tidak semua kegiatan usaha masuk dalam katagori pendampingan ini,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala divisi Lembaga Ekspor Indonesia, Raden Gerald Esgrisanto mengatakan bahwa, Pendampingan untuk desa Devisa tersebut merupakan suatu bentuk pendampingan, yang dilakukan oleh lembaga pembiayaan ekspor Indonesia. Dimana, lewat programnya yaitu untuk mencari suatu kelompok masyarakat, yang memiliki produk unggulan berorientasi ekspor.

Baca Juga:  Kepala DKPP Kabupaten Sumenep Mendapatkan 2 Penghargaan dari Bupati Sumenep

“Kelompoknya bisa kelompok petani, nelayan, dan pengrajin yang produknya itu bisa kita tingkatkan untuk diekspor ke pasar dunia. Nah kali ini, ada tiga produk yang kita dampingi yaitu ada Daun kelor sama Sargasum dari Sumenep, sedangkan Batik yang di Bangkalan,” kata kepala divisi Lembaga Ekspor Indonesia (Indonesia Exim Bank), Raden Gerald Esgrisanto.

Menurutnya, produk yang dikembangkan di Batang-batang tersebut adalah daun kelor dan bentuk pendampingannya dimulai dari penguatan kelembagaan yang nantinya pihaknya akan membantu untuk organisasi pengelolaannya seperti penyusunan laporan keuangannya, kemudian juga memberikan bantuan sarana produksi berupa pengolahan untuk daun kelor dan lainnya.

Baca Juga:  Belum Sepekan Dinas di Polsek KPL Banjarmasin, AKP Abdurrahman Tancap Gas

“Nantinya, hasil produksi tersebut akan menjadi bubuk kemudian kita juga memberikan pendampingan untuk nantinya mereka bisa mendapatkan akses Pasar baru sampai dengan mendapatkan pembiayaan,” terangnya.

Raden Gerald Esgrisanto merinci, LPI yang menjadi atensinya yakni fokus kepada 8 industri, salah satunya hasil bumi dan laut yang ada di Batang-batang tersebut.

“Di tahun ini yang menjadi fokus kita yaitu pertama industri yang terkait dengan Kopi, Cokelat, Furniture, Kerajinan, Kain batik Fashion, Hasil laut, Teh Rempah-rempah, kemudian ada makanan dan minuman yang terakhir,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

Salah satu peserta Gerak Jalan Jenjang SD HUT RI ke 81 sedang melintas di Jalan Trunojoyo Sampang, Selasa (11/8/2026)

Pemerintahan

368 Regu Pelajar Ikuti Lomba Gerak Jalan HUT RI ke 81

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:56 WIB