Kadis DPMD menjadi Pemimpin Upacara saat Apel Gabungan dan Penyerahan Piagam dan Lencana Desa Mandiri

- Editorial Team

Selasa, 31 Januari 2023 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, AP, M.Si, saat menjadi pemimpin upacara dalam pelaksanaan apel gabungan dan penyerahan piagam dan lencana bagi 7 desa mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, AP, M.Si, saat menjadi pemimpin upacara dalam pelaksanaan apel gabungan dan penyerahan piagam dan lencana bagi 7 desa mandiri.

Dapurrakyatnews – Penyerahan piagam dan lencana bagi 7 desa yang berstatus sebagai desa mandiri tahun 2022, telah diserahkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi mewakil kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI.

Penyerahan piagam dan lencana tersebut dilakukan Bupati Sumenep kepada 7 kepala desa penerima, saat pelaksanaan apel gabungan yang diikuti oleh pimpinan OPD serta Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Senin (30/1/2023).

Namun ada yang tidak biasa dalam pelaksanaan apel gabungan tersebut, baru kali ini sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Anwar Syahroni Yusuf, AP, M.Si, menjadi pemimpin upacara, dalam pelaksanaan apel gabungan dan penyerahan piagam dan lencana untuk desa mandiri.

Bupati Sumenep didampingi Sekretaris Daerah dan Kadis DPMD melakukan sesi foto dengan Kepala Desa penerima piagam dan lencana sebagai Desa Mandiri.

Dikutip dari sumenepkab.go.id dalam sambutannya Bupati Sumenep Achmad Fauzi berharap, kepala desa harus mempunyai niat serta semangat dalam menjalankan roda pemerintahan, demi membangun desa di segala sektor. Sehingga terus melakukan berbagai inovasi program, dalam rangka menguatkan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakatnya.

“Kami ingin Kepala Desa se-Kabupaten Sumenep bisa membuat desanya lebih maju untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati di sela-sela Apel Gabungan dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada 7 Desa Mandiri, di Halaman Kantor Bupati, Senin (30/01/2023).

Baca Juga:  Pemkab Sumenep akan Menggelar Festival Tan-Pangantanan Dhe’ Nondhe’ Ni’ Nang

Karena itulah, desa yang berstatus bisa memacu dan memotivasi kepada desa lainnya untuk berproses menjadi desa mandiri, supaya pemerataan pembangunan dilakukan di seluruh desa se-Kabupaten Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat menyematkan lencana kepada salah satu Kepala Desa.

“Proses desa status mandiri minimal satu kecamatan satu desa mandiri yang selanjutnya ditingkatkan agar desa mandiri terus bertambah di desa lainnya,” terang Bupati.

Pemerintah Kabupaten Sumenep juga memberikan penghargaan kepada tujuh kepala desa itu, berupa anggaran dana untuk pengadaan sarana dan prasarana desa dengan ketentuan setiap desa  sebesar Rp150.000.000.

Baca Juga:  Lomba Meriah di DPMPTSP Sumenep: Rayakan Kemerdekaan dan Perkuat Kekompakan Antar Pegawai

“Jadikan piagam dan penghargaan ini motivasi kepada kepala desa lainnya untuk berproses menjadi desa mandiri, tujuannya indeks desa semakin meningkat, agar ketahanan sosial, ketahanan ekonomi dan ketahanan ekologi semakin lebih baik,” pungkasnya.

Aparatur Sipik Negara saat mengikuti apel gabungan

Untuk 7 Desa, yang mendapatkan piagam dan lencana sebagai desa mandiri tahun 2022 adalah Desa Lobuk Kecamatan Bluto, Desa Kebunagung Kecamatan Kota Sumenep, Desa Kolor Kecamatan Kota Sumenep, Desa Paberasan Kecamatan Kota Sumenep, Desa Pamolokan Kecamatan Kota Sumenep, Desa Lenteng Timur Kecamatan Lenteng dan Desa Karduluk Kecamatan Pragaan.

Sedangkan untuk Desa Lobuk Kecamatan Bluto merupakan kali ke 2 mendapatkan piagam dan lencana sebagai Desa Mandiri, karena di tahun 2021 Desa Lobuk juga mendapatkan penghargaan yang sama.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru