Keselamatan Petugas Pemadam Kebakaran, Butuh Perhatian Bupati Sumenep 

- Editorial Team

Rabu, 12 Oktober 2022 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran kabupaten Sumenep

Petugas pemadam kebakaran kabupaten Sumenep

Dapurrakyatnews – Menjadi petugas pemadam kebakaran atau damkar sangatlah tidak mudah, begitu banyak resiko yang menyertai pekerjaan ini. Seberapa hebatnya peran petugas damkar, ada beberapa detail yang menjadi kunci keberhasilan mereka saat melakukan pekerjaannya.

Salah satunya adalah, penggunaan APD pemadam kebakaran yang tepat. Kenapa APD? Karena dengan tantangan dan resiko yang menyertai, penting untuk petugas damkar menggunakan APD yang dapat melindungi mereka, agar terhindar dari resiko cedera atau yang biasa disebut resiko kecelakaan kerja.

Petugas Damkar saat melakukan pembasaan lokasi kebakaran.

Namun kenyataan nya petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumenep sampai saat ini, tidak dilengkapi dengan peralatan pelindung diri yang memadai. Karena selain menangani kejadian kebakaran, mereka juga sering bertugas menangkap hewan liar, seperti ular dan hewan buas lainnya.

“Tapi kami sudah mengajukan untuk pengadaan seragam alat pelindung diri (APD), untuk penanganan kebakaran dan penanganan hewan liar, demi keselamatan para petugas Damkar,” kata Subyakto Kabid Damkar Kabupaten Sumenep. Selasa (11/10/2022).

Petugas Damkar Kabupaten Sumenep saat mengevakuasi ular dari salah satu rumah warga

Ia mengakui jika selama ini, saat penanganan kebakaran, pihaknya hanya memakai seragam yang tidak layak pakai dan belum ber SNI. Sedangkan penanganan hewan liar yang mengganggu masyarakat, dilakukan dengan alat sederhana seperti kayu untuk mengunci leher ular dan karung untuk membungkus ular.

“Penting dan wajib, perlengkapan yang digunakan oleh petugas damkar itu ada enam, diantaranya seperti Baju tahan panas, baju tahan api, helm pemadam kebakaran, sarung tangan pemadam kebakaran, sepatu boots safety dan breathing apparatus (alat pernafasan),” terangnya.

Baca Juga:  Rangkaian Bulan Bung Karno, Pemkab Gelar Bincang Santai bersama Bupati Sumenep

Sementara itu ditemui pewarta di ruangannya, Drs. Ach Laili Maulidy, M,Si Kasatpol PP Kabupaten Sumenep mengatakan untuk memperkuat Damkar, pihaknya memang membutuhkan alat pelindung diri bagi petugas Dampar di lapangan.

“Selain itu, Damkar juga membutuhkan alat pemadam kebakaran portable. Jadi alat tersebut bisa dibawah kemana mana ketika mobil damkar tidak bisa menjangkau lokasi kebakaran karena lokasi padat penduduk,” ujarnya. Rabu (12/10/2022).

Jadi dengan flowting pump tersebut, jika ada sumber mata air, sumur, sungai ataupun selokan selokan yang ada air nya, kita tinggal tempatkan flowting pump, dan alat tersebut bekerja layaknya alat pemadam kebakaran juga.

Drs. Ach Laili Maulidy, M,Si Kasatpol PP Kabupaten Sumenep

Selain flowting pump, sarana pemadam kebakaran mini seperti kendaraan roda tiga akan menjadi solusi, jika sewaktu waktu terjadi musibah di hunian padat penduduk.

Baca Juga:  Pisah Sambut Kapolresta Sumenep Berlangsung Hangat, Bupati: Sinergi Harus Semakin Kuat

“Karena alat tersebut bisa menjangkau jalan atau gang sempit,” tambahnya.

Selain itu kasatpol PaP berharap kepada pemerintah, untuk memperjuangkan nasib petugas pemadam kebakaran, agar bisa diangkat menjadi ASN atau PPPK.

“Dengan diangkat menjadi ASN/PPPK, mereka bisa hidup dengan layak. Mengingat perjuangan petugas damkar dalam mengemban tugasnya, penuh dengan resiko. Bahkan mempertaruhkan nyawa, demi keselamatan warga,” pungkasnya.

Catatan pewarta dilapangan, akibat tak dibekali dengan alat pelindung diri yang baik, 2 orang petugas damkar Kabupaten Sumenep, harus dilarikan ke Rumah sakit karena sesak nafas. Hal tersebut terjadi saat mereka melakukan pemadaman api, di salah satu rumah warga Dusun Padurekso, Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Sabtu (17/9/2022).

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru