Home / Tak Berkategori

Bisnis Haram Muhajirin Tercium Polisi, Kemudian Ini yang Terjadi

- Editorial Team

Minggu, 13 Maret 2022 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhajirin harus menjadi pesakitan akibat perbuatannya.

Muhajirin harus menjadi pesakitan akibat perbuatannya.

Dapurrakyatnews – Tak memiliki pekerjaan usai lulus SMP, seorang pria muda di Batulicin, Provinsi Kalimantan Selatan, bernama Muhajirin ambil jalan pintas.

Ia berbisnis sabu. Sekali menjual barang haram, pemuda 28 tahun tersebut bisa mendapat keuntungan yang besar.

Namun baru beberapa bulan Muhajirin, masuk jaringan bisnis sabu di Kabupaten Tanah Bumbu, kegiatannya keburu tercium polisi.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka Muhajirin.

Ia ditangkap di Jalan Transmigrasi KM 23 Dusun 3 RT 11, Desa Sari Mulya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu pada Jumat, 11 Maret 2022 sekira pukul 16.00 wita

Polisi menemukan bungkus bekas permen merk kis, yang berisi 12 paket narkotika jenis sabu berat 4,61 gram, 1 unit telepon genggam, pipet terbuat dari kaca, timbangan digital serta uang tunai Rp. 1.500.000. Semua barbuk tersebut, disita untuk dijadikan barang bukti.

Baca Juga:  Intip Ide Kreatif Kapolres Tapin untuk Menjaga Kekompakan antar Anggotanya

Kapolres Tanbu AKBP Tri Hambodo melalui Kasi Humas AKP I Made Rasa, menyebut masalah ekonomi menjadi alasan Muhajirin nekat berjualan sabu.

Baca juga : Bandar Arisan Bodong Asal Tanah Bumbu dibekuk Polisi di Cilacap

“Jual sabu ini di rumahnya, ngakunya karena persoalan ekonomilah ya. Tetapi karena sudah banyaknya laporan warga, langsung anggota lakukan penggerebekan,” ucap AKP I Made Rasa kepada media ini, Minggu (13/3/2022).

Baca Juga:  Potret Kedekatan Personil Sat Brimob Polda Kalsel dengan Masyarakat Papua

Sebelum menggerebek rumah pengedar sabu itu, AKP Made Rasa mengatakan polisi melakukan pengintaian disertai patroli

Aksi itu dilakukan untuk memastikan laporan dari warga, terkait aksi jual-beli sabu yang dilakukan pasutri tersebut.

“Setelah dipastikan benar, penggerebekan pun dilakukan. Saat digerebek polisi, pelaku tidak melawan,” pungkas Kasi Humas.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Petaka, Seorang Siswa Ditemukan Meninggal
Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik
Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh
‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut
VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS
UPTD Pelabuhan Kalianget Lakukan Pengawasan Pemberangkatan Kapal Tujuan Sapudi ‎
Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Praktik Renang di Sungai Nangka Berujung Petaka, Seorang Siswa Ditemukan Meninggal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Kepemimpinan Baru Perkimhub Sumenep, Harapan Terobosan untuk Pelayanan Publik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Disperkimhub Sumenep Dorong Kolaborasi Warga dalam Penataan Kawasan Kumuh

Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:16 WIB

‎Melalui Edukasi Keselamatan Pelayaran KSOP Kalianget Dorong Santri Jadi Pelopor Keselamatan Transportasi Laut

Rabu, 30 September 2026 - 12:00 WIB

VIRAL Sumenep 2026 di Sapudi, Bapenda Sosialisasikan QRIS Lewat JJS

Berita Terbaru