Memasuki Ronde ke 2, Rotasi dan Mutasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

- Redaksi

Jumat, 29 Oktober 2021 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep : jiwa birokrasi kita harus terbuka untuk bersaing dengan daerah lain melalui inovasi sehingga memiliki nilai tambah yang positif bagi Sumenep

Bupati Sumenep : jiwa birokrasi kita harus terbuka untuk bersaing dengan daerah lain melalui inovasi sehingga memiliki nilai tambah yang positif bagi Sumenep

Sumenep, Dapurrakyatnews – Seperti yang diberitakan sebelum nya, Bupati Sumenep telah melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pengawas dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep. Sebanyak 36 orang yang telah dilantik dan diambil sumpahnya oleh Bupati Sumenep, yang dilaksanakan pagi hari.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH, MH. sore ini kembali melakukan Pelantikan, dan Pengambilan sumpah/ janji pejabat Administrator, dan Pengawas di lingkungan pemerintah Kabupaten Sumenep. Pengambilan sumpah janji kali ini, ditempatkan di gedung Kopri Sumenep. Jumat (29/10/2021)

Baca juga : Gelombang Rotasi dan Mutasi Dilingkungan Pemkab Sumenep sudah Dimulai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengatakan. Bahwa pelaksanaan mutasi jabatan yang dilaksanakan pada hari ini, jangan dimaknai sebagai sesuatu yang berlebihan.

Baca Juga:  Percepat Pengentasan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda

Rotasi dan mutasi, dalam pemerintahan merupakan kebutuhan. Salah satunya untuk mengisi beberapa jabatan struktural, pada struktur organisasi pemerintah daerah yang kosong. Baik disebabkan karena telah memasuki purna tugas, meninggal dunia maupun belum terisi.

“jika kekosongan jabatan terus dibiarkan berlarut larut, maka yang akan menjadi korban adalah pemerintah, para aparatur dan juga masyarakat. karena kekosongan birokrasi bisa menghambat proses, pembangunan yang sedang dilakukan,” terangnya.

Hal ini sesuai dengan prinsip reformasi birokrasi bahwa, pemerintahan harus dijalankan dengan prinsip yang efektif dan efesien. Selain itu, pelantikan para pejabat pada hari ini merupakan amanat undang-undang. Bahwa penempatan figur-figur dalam birokrasi, haruslah orang yang mempunyai kemampuan managerial organisasi yang baik. Berkaitan dengan itu, maka ada beberapa hal yang ingin saya tekankan. Masyarakat berharap pemerintah daerah kabupaten sumenep benar-benar serius, menangani berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Gelar Malam Tasyakuran HUT Kemerdekaan RI ke 78

“Sekecil apapun yang kita lakukan, itu bisa besar di mata masyarakat.
Karena itu saya mengharapkan di
masa keterbukaan informasi, harus menjadi pendorong para aparatur pemerintah bekerja secara profesional,” Katanya

Kita tidak bisa bersantai dengan keadaan, masyarakat selalu menunggu dan menunggu hasil kerja kita. oleh karena itu mari kita bersama-sama pahami, tugas kita masing-masing. Lakukan yang terbaik, untuk masyarakat kabupaten sumenep. Selain itu mental mayoritas aparat birokrasi kita, masih belum berorientasi pada pelayanan publik. Bahkan masih ada yang bermental, ingin dilayani oleh masyarakat. saya mengharapkan, paradigma seperti ini harus diubah. Bagaimana kita mau membangun masyarakat, jika kita masih berfikiran kolot, kaku dan stagnan.

Baca Juga:  Semerawut, Rancangan Awal RPJMD Sumenep Akibat Tidak Update Data

“Jiwa birokrasi kita harus terbuka untuk bersaing dengan daerah lain melalui inovasi sehingga memiliki nilai tambah yang positif bagi daerah. itu juga tantangan saudara, khususnya para pimpinan opd bagaimana mengubah mentalitas para aparatur menjadi lebih baik sejalan dengan visi dan misi kabupaten sumenep,” kata Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumenep.

Khusus kepada para camat saya mengharapkan, untuk melakukan pengawasan secara ketat terhadap penyaluran Alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD).

“Bukan hanya dalam proses administrasi pencairannya, namun juga harus bisa memastikan bahwa kegiatan fisik sudah direalisasikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” Pungkasnya

 

Download disini :

baca_sk_29102021

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPLS Ramah, SMPN 1 Nonggunong Sambut Murid Baru dengan Semangat Kebersamaan
Pasangan Suami Istri di Sampang Diamankan Polisi
Serang Pakai Sabit, Terduga Maling Nyaris Lukai Warga Sampang
‎DPO Kasus Narkoba di Kerinci Berhasil Diringkus Polisi
Polisi Ciduk 2 Pelaku Curanmor di Omben, Akui Beraksi di 23 TKP
Operasi Malam Satresnarkoba Sumenep: Dua Pengedar Sabu Ditangkap, 33 Poket Siap Edar Disita
Diduga Gelapkan 20 Ton Minyak CPO, Supir Truk Ditangkap Polisi
Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Tangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:32 WIB

MPLS Ramah, SMPN 1 Nonggunong Sambut Murid Baru dengan Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:10 WIB

Pasangan Suami Istri di Sampang Diamankan Polisi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:59 WIB

Serang Pakai Sabit, Terduga Maling Nyaris Lukai Warga Sampang

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:27 WIB

‎DPO Kasus Narkoba di Kerinci Berhasil Diringkus Polisi

Senin, 5 Januari 2026 - 21:16 WIB

Polisi Ciduk 2 Pelaku Curanmor di Omben, Akui Beraksi di 23 TKP

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB