Perlu Uluran Tangan Kita, Balita lahir Tanpa Anus di Kecamatan Manding

- Penulis

Sabtu, 18 September 2021 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan suami istri Juma'addus dan Samaniyah  saat ditemui dikediaman nya

Pasangan suami istri Juma'addus dan Samaniyah saat ditemui dikediaman nya

Sumenep, Dapurrakyatnews – Seorang balita di Desa Manding Laok, Kecamatan manding, Kabupaten Sumenep mengalami kelainan Atresia Ani atau tidak mempunyai lubang anus sejak lahir. Untuk buang air besar, balita berusia 13 bulan ini terpaksa melalui lubang yang dibuat di perut sebelah kiri.

Pasangan suami istri Juma’addus (32) Samaniyah (33) sedang sibuk mengganti kantong kolostomi untuk buah hati mereka saat ditemui Dapurrakyatnews. Kantong berbahan plastik di perut depan sebelah kiri balita Azka Habibi harus diganti karena sudah penuh dengan kotoran.

Tak seperti anak normal lainnya, bayi laki-laki yang baru berusia 13 bulan ini tidak bisa buang air besar melalui anus. Karena mengalami kelainan Atresia Ani sejak lahir.

Juma’addus yang berprofesi sebagai buruh bangunan, dia harus menanggung biaya untuk membeli kantong kolostomi bagi Azka. Rata-rata sehari dia harus membeli 2 kantong yang harganya mencapai Rp 68 ribu/biji. Sementara penghasilannya sebagai buruh bangunan tergolong tidak menentu.

“Dengan penghasilan yang tidak menentu, kami merasa kesulitan membeli kantong stominia setiap dua hari sekali yg harganya berkisar 68.000 per satu buah,” ungkapnya

Abdus mengaku azka pernah di operasi di rumah sakit dr. Sutomo surabaya namun karena keterbatasan biaya, sampai azka berumur 13 bulan belum pernah melakukan kontrol lagi.

“Menurut Dokter yang mengoperasi, Azka masih harus menjalani operasi sekali lagi sekarang masih nunggu no antri, karna perediksi dokter, azka masih punyak harapan besar untuk kembali normal,” katanya

Mendengar kesulitan yang menimpa keluarga Juma’addus, Lembaga Amil Zakat imfak dan shodakoh Nahdlatul’ulama’ (LAZIS NU) Kecamatan Manding, Berkunjung ke kediaman azka untuk memberikan bantuan yang diterima langsung oleh orang tua Azka.

“Kami berharap kepada Pemerintah untuk memberikan bantuan dan memberi solusi agar Azka dapat hidup normal seperti anak anak yang lain,” kata Fauzan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPLS Ramah, SMPN 1 Nonggunong Sambut Murid Baru dengan Semangat Kebersamaan
Pasangan Suami Istri di Sampang Diamankan Polisi
Serang Pakai Sabit, Terduga Maling Nyaris Lukai Warga Sampang
‎DPO Kasus Narkoba di Kerinci Berhasil Diringkus Polisi
Polisi Ciduk 2 Pelaku Curanmor di Omben, Akui Beraksi di 23 TKP
Operasi Malam Satresnarkoba Sumenep: Dua Pengedar Sabu Ditangkap, 33 Poket Siap Edar Disita
Diduga Gelapkan 20 Ton Minyak CPO, Supir Truk Ditangkap Polisi
Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang Pria di Tangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 00:32 WIB

MPLS Ramah, SMPN 1 Nonggunong Sambut Murid Baru dengan Semangat Kebersamaan

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:10 WIB

Pasangan Suami Istri di Sampang Diamankan Polisi

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:59 WIB

Serang Pakai Sabit, Terduga Maling Nyaris Lukai Warga Sampang

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:27 WIB

‎DPO Kasus Narkoba di Kerinci Berhasil Diringkus Polisi

Senin, 5 Januari 2026 - 21:16 WIB

Polisi Ciduk 2 Pelaku Curanmor di Omben, Akui Beraksi di 23 TKP

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Berita

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB