Home / Tak Berkategori

Metode kebangsaan Ahlus Sunah Waljama’ah PAC IPNU IPPNU Kecamatan Manding

- Editorial Team

Senin, 30 Agustus 2021 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta Majlis Pelajar saat melakukan foto bersama

Para peserta Majlis Pelajar saat melakukan foto bersama

Sumenep, DapurRakyatNews – Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (Aswaja) adalah salah satu aliran pemahaman teologis (Aqiedah) Islam, Pemahaman teologi Aswaja ini diyakini sebagian besar umat Islam, sebagai pemahaman yang benar yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya.

Dalam hal ini sepatutnya bangsa Indonesia memelihara dan berpegang teguh pada ajaran Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah untuk membangun Negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur berarti Negeri yang baik dengan Rabb (Tuhan) yang Maha Pengampun. minggu 29 Agustus 2021.

PAC IPNU, IPPNU Kecamatan Manding melakukan kegiatan kajian yang dikemas dengan Majlis Pelajar ( MP ) Nahdatul Ulama. yang didalamnya diisi dengan kajian-kajian kebangsaan yang mengajarka Islam yang toleran, Nasionalisme yang tinggi dan etika cara hidup berdampingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Auliya selaku ketua PAC IPNU Manding kepada Dapurrakyatnews mengatakan jika kegiatan juga diisi dengan kajian kitab kelasik yg membahas mas’alah fikih seperti Taj’hizul Mayyit.

“Bagaimana tata cara kewajiban seorang muslim yg benar dalam memandikan mayyit, mengkafani sampai dengan penguburan,” katanya

Auliya menambahkan, terselenggaranya acara ini karena masuknya pemahaman yang menyimpang seperti sistem khilafah dan mulai lunturnya adat budaya dan tradisi peninggalan bangsa.

“Budaya luar yang tidak jelas, bahkan justru menghancurkan moral bangsa ini sungguh sangat memilukan, sudah banyak contoh yang terjadi seperti di Negara Arab yang porak poranda oleh ajaran menyimpang mereka (khilafah_red)

Ditempat yang sama K Hosni Aziz selaku pemateri berpesan kepada IPNU, IPPNU, sebagai kader NU IPNU, IPPNU, harus peka terhada setiap persoalan yang dihadapi oleh masyarakat.

“Setidaknya bisa sedikit memecahkan persolan dan memberikan pemahaman agar IPNU, IPPNU manding bisa dirasakan keberdaannya,” terangnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh MWC NU kecamatan Manding, PAC IPNU, IPPNU Manding, IPNU, IPPNU Darul Falah dan undangan lainnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api
Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8
Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi
Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK
Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎
Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan
Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Selasa, 15 September 2026 - 06:58 WIB

‎Sumur Bor di Sumenep Semburkan Air Disertai Bau Gas, Sempat Terbakar Saat Disulut Api

Minggu, 13 September 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8

Sabtu, 12 September 2026 - 22:36 WIB

Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK

Berita Terbaru