Hujan Emas di Negeri Orang, Hujan Batu di Negeri Sendiri

- Editorial Team

Selasa, 4 Mei 2021 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Suasana Para TKI dari Malaysia Istirahat di Ruangan Tamu RIDC Batuan Sumenep Madura [dok/2/5]

Photo : Suasana Para TKI dari Malaysia Istirahat di Ruangan Tamu RIDC Batuan Sumenep Madura [dok/2/5]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Ramainya perbincangan tentang sejumlah 20 orang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) dari Malaysia, yang menolak tidur di kamar yang disediakan oleh RIDC Batuan Sumenep, terus berlanjut di tengah masyarakat.

Pada hari Minggu (2/5) sebanyak 20 orang TKI yang dijemput oleh Pemkab Sumenep dari Sukolilo, Surabaya. Kemudian sesampainya di RIDC Batuan Sumenep, mereka memilih tidur di selasar gedung, dengan alasan fasilitas yang terdapat di ruangan kamar, tidak layak digunakan karena kurang kebersihannya.

Baca Juga : Tidak Betah Dikarantina, Pahlawan Devisa di RIDC Memaksa Pulang

Menanggapi pemberitaan terkait hal tersebut, Ketua KWK (Komunitas Warga Kepulauan) H. Safiudin, memberikan komentarnya.

“Pekerja dari luar negeri harus dikantina sesuai waktu yg ditentukan oleh Satgas Covid-19. Kita semua wajib mendukung jangan ada yg mengganggu tugas-tugasnya.” Ujar pria yang kerap disapa H. Piu.

Namun demikian, menurut H. Piu, satgas harus menjelaskan, sosialisasi tentang varian baru, mutasi baru virus tersebut, termasuk berapa hari masa inkubasinya.

Lantas H. Piu melanjutkan, “Media wajib hukumnya mendukung, jangan membuat Satgas Covid-19 dan segenap team yang bertugas berada dalam tekanan.”

Baca Juga:  Bapenda Sumenep Gelar Grebek Pajak 2025, Ajak Warga Bayar Pajak Daerah dan Menangkan Hadiah

Agus Junaidi Ketua DPD J.P.K.P Sumenep kemudian memberikan tanggapannya atas pernyataan H. Piu tersebut.

“Media diharapkan tetap dapat menjalankan tugasnya sebagai fungsi kontrol sosial, agar pelayanan beserta fasilitas yang diberikan terhadap ‘pahlawan devisa’ kita, sudah sesuai dengan aturan serta penganggaran yang ada.” Tegas Agus.

Lebih jauh, Agus juga lalu menyampaikan bahwa, jangan sampai mereka (para TKI_red), dianggap emas di negeri orang, dianggap sampah di negeri sendiri.

“Sudah sepatutnya mereka yang jauh meninggalkan kampung halamannya, hanya demi untuk mendapatkan upah yang pantas, diperlakukan dengan sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Warga Kepulauan Keluhkan JPO Dermaga Rusak Parah

Karena di tangan mereka lah diharapkan dapat merangsang perputaran uang di Sumenep, dari hasil kerja para TKI di negeri asing.” Pungkas Agus yang juga pernah bekerja Provinsi Saitama  Jepang selama 2 tahun itu.

Saat awak media Dapur Rakyat News melakukan peliputan di RICD Batuan Sumenep tempo hari (2/5), memang tampak bahwa faktor kebersihan sangat kurang memadai. Sehingga para TKI enggan untuk sekedar berbaring di dalam kamar, melepas lelah.

Baca Juga : BreakingNews: DBS III Muncul Kembali

Pewarta : Faldy Aditya
Editor     : Didi Julak

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh
Tren Positif Harga Tembakau di Sampang, Lihat Daftarnya

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:26 WIB

‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026

Berita Terbaru