Home / Tak Berkategori

Trotoar di Kota Keris Rusak Parah, Keselamatan Pejalan Kaki Terancam

- Editorial Team

Minggu, 11 April 2021 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Pos Jaga Yang Menggunakan Badan Jalan Trotoar di Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur (dok)

Photo : Pos Jaga Yang Menggunakan Badan Jalan Trotoar di Kota Sumenep, Madura, Jawa Timur (dok)

SUMENEP, DapurRakyatNews – Trotoar yang seharusnya sebagai sarana khusus untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pejalan kaki di Kota Sumenep kini sudah tidak pada fungsinya.

Apa jadinya jika Trotoar yang semula sebagai fasilitas umum sudah beralih fungsi menjadi tempat parkir liar dan tempat usaha perdagangan.

Tentulah hal tersebut akan mengganggu dan dapat mengancam keselamatan, ketertiban dan kenyamanan pengguna Trotoar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trotoar di Kota Keris Rusak Parah, Keselamatan Pejalan Kaki Terancam

Seperti yang terjadi disepanjang jalan protokol kota Sumenep, tepatnya di jalan Diponegoro, Jenderal Sudirman, Halim Perdana Kusuma dan Jalan Trunojoyo.

Maraknya Pos jaga dan parkir liar, serta membludaknya barang-barang pemilik toko disepanjang Jalan Trotoar tersebut kerap menimbulkan kemacetan dan keluhan bagi para pejalan kaki.

Baca Juga:  Disnaker Situbondo Adakan Pelatihan Tepat Guna Berbahan Buah Mangga

Pasalnya, alih fungsi Trotoar sangat dikeluhkan oleh para pejalan kaki, karena dinilai tidak ada tindakan penertiban yang serius dari Aparatur Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Terjadinya alih fungsi Trotoar membuat pejalan kaki kesulitan untuk melintas dan terpaksa melewati badan jalan yang seharusnya diperuntukkan kendaraan bermotor, sehingga keselamatan mereka merasa terancam karena ramainya arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Trotoar di Kota Keris Rusak Parah, Keselamatan Pejalan Kaki Terancam

Ahmad, salah satu pejalan kaki yang juga menilai Trotoar di Kota Keris terkesan ‘car kalacer’ (red, bahasa madura artinya carut marut).

“Iya mas, liat sendiri Trotoarnya dibuat parkiran motor carut marut, terpaksa saya lewat di jalan ini (red, badan jalan raya),” keluh Ahmad. Minggu (11/04/2021)

Baca Juga:  Saat ingin Transaksi Narkoba, Seorang Pria di Pesisir Selatan Ditangkap Polisi 

Af (Inisial), salah satu karyawan toko di Kota Sumenep, mengaku harus ekstra hati-hati saat melintas di badan jalan seperti itu.

Pada akhirnya banyak pejalan kaki yang terpaksa menggunakan badan jalan raya, sedangkan kendaran bermotor begitu padat di wilayah tersebut.

“Ya gimana lagi mas, gak mungkinlah saya menertibkan, harapan saya ada petugas penertiban, agar trotoar itu tidak dijadikan parkir liar,” ujarnya.

Adi (34), warga setempat mengatakan, dirinya sangat menyayangkan trotoar dijadikan tempat parkir dan tempat pedagang.

Bahkan Adi pun menuturkan, bahwa untuk keluar dari rumahnya sendiri juga kesulitan, padahal, peruntukan Trotoar untuk para pejalan kaki.

“Saya berharap dinas terkait di Kota Sumenep ini menertibkan tempat parkir, masak trotoar di jadikan untuk tempat parkir sepeda motor, itu namanya merampas hak para pejalan kaki,” Kata Adi dengan nada sedikit kesal.

Baca Juga:  Pj. Kades Saobi Dikabarkan Membawa Lari Wanita Bersuami

Menurut Adi, akibat alih fungsi trotoar yang dijadikan tempat parkir yang begitu sudah lama, mengakibatkan tidak ada perawatan berkala sehingga menjadi semakin cepat rusak.

“Setahu saya, dibeberapa lokasi terutama didepan rumah dinas Bupati Sumenep, beberapa ruas trotoar rusak parah dan berlubang.

Menurut saya ini tidak elok dipandang, sangat menggangu dan membahayakan para pejalan kaki terutama pada waktu malam hari,” pungkasnya.

Baca Juga : Nelayan Diduga Tenggelam, Mayatnya Ditemukan Seperti Ini

Pewarta: Ferry Saputra
Editor: Tim J.P.K.P
Publisher: Redaktur
#PerjuanganTanpaBatas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8
Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi
Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK
Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎
Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan
Bapenda Sumenep: Penghapusan Denda PBB-P2 Bentuk Kepedulian Pemerintah Daerah kepada Masyarakat
Raih Penghargaan MNV 2026, Kepala Bappeda Sumenep: Jangan Cepat Puas, Jadikan Energi Baru
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:11 WIB

Polresta Sumenep Siapkan Tiga Posko untuk Dukung Pencarian KM Virgo Transport 8

Sabtu, 12 September 2026 - 22:36 WIB

Kasus Sabu, Dua Pria di Kecamatan Kota Sumenep Diamankan Polisi

Kamis, 10 September 2026 - 14:26 WIB

Tragis! Nelayan Camplong Sampang Tewas Bersimbah Darah, Diduga Diserang OTK

Kamis, 10 September 2026 - 10:37 WIB

Bapenda Sumenep: Manfaatkan Peluang Keringanan PBB-P2, Ingat Jatuh Temponya ‎

Kamis, 10 September 2026 - 10:05 WIB

Pemkab Sumenep Peringati HUT ke-65 Gerakan Pramuka, Dorong Pramuka Aktif Dukun Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Berita Terbaru