Pemuda Sumenep Meninggal Dunia, Komunitas RMKM Bantu Pemulangan Jenazah Dari Negeri Jiran

- Editorial Team

Rabu, 17 Februari 2021 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo; Perahu Motor RMK–J.P.K.P disaat Membantu Pemulangan Jenazah Alm. Yudianto

Photo; Perahu Motor RMK–J.P.K.P disaat Membantu Pemulangan Jenazah Alm. Yudianto

SUMENEP, DapurRakyatNews – Tidak mengenal lelah perahu motor Relawan Masyarakat Kangean  (RMK)  dan Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (J.P.K.P) Kabupaten Sumenep, membantu masyarakat dalam rangka pemulangan jenazah dari Negeri Jiran Malaysia.

Kali ini perahu motor RMK–JPKP membantu pemulangan Janazah asal Desa Kali sangka, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa timur, Rabu (17/2/2021).

Janazah atas nama Yudianto (24) meninggal di Negeri Jiran Malaysia, Sabtu 13 Februari 2021. Adapun kronologis meninggalnya Yudianto disebabkan kecelakaan tunggal saat mengendarai sepeda motor, yang mana sebelumnya almarhum mempunyai riwayat penyakit asma.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disaat penyakit sesak nafasnya kambuh, dirinya memaksakan naik sepeda motor sendirian untuk berobat ke klinik, namun ditengah perjalanan menuju klinik tiba-tiba saudara Yudianto terjatuh dengan motor yang dikendarainya dan meninggal dunia dilokasi.

Baca Juga:  Menyambut Bulan Suci, MIN 1 Sumenep Gelar Acara Tarhib Ramadhan 1442 H

Menurut Akhmadi wakil ketua J.P.K.P Kabupaten Sumenep, yang memperoleh keterangan dari keluarga almarhum, Yudianto diperkirakan meninggal dunia karena penyakit asma yang dideritanya kambuh.

“Menurut penuturan keluarga almarhum, Saudara Yudi ini kehabisan nafas saat mengendarai motornya, karena penyakit Asma yg dideritanya,” Kata Akhmadi.

Lanjut Akhmadi, “saat asmanya kumat, Yudi ini nekat naik motor sendirian menuju klinik untuk berobat, ditengah perjalanan kemungkinan nafasnya tambah kritis, dengan sendirinya tiba-tiba terjatuh dari motor yang dikendarainya dan meninggal dunia ditempat,” Terang Waka J.P.K.P Sumenep.

Pemuda Sumenep Meninggal Dunia, Komunitas RMKM Bantu Pemulangan Jenazah Dari Negeri Jiran
Relawan Masyarakat Kangean Malaysia (RMKM) Menyerahkan Bantuan Untuk Keluarga Almarhum

Sementara Ainur Rahman ketua RMK kepada awak media, memaparkan tentang keberadaan Ekonomi keluarga almarhum tergolong keluarga miskin.

“Yudianto sebelum berangkat ke Malaysia, hidup berdua dengan ibunya yang bernama Misrani (49) dan merupakan tulang punggung satu-satunya dalam keluarga.

Baca Juga:  Nota Misterius, Kapus Terindikasi Penyesatan Informasi Publik

Almarhum merantau ke Malaysia demi masa depan untuk memperbaiki ekonomi keluarganya, namun nasibnya kurang baik harus meregang nyawa di negeri Jiran.

Tangis sedih yg sangat mendalam dialami ibu Misrani mendengar anaknya meninggal di Malaysia, Keluh kesah kesedihan itu disampaikan kepada pihak RMK bagaimana cara memulangkan Anaknya sementara ibu Misrani tidak punya cukup uang,” Ujar Ainur.

Berkat solidaritas teman-teman Relawan Masyarakat Kangean Malaysia (RMKM) yang ada di Malaysia, mereka menggalang dana sosial karena merasa perihatin dengan jenazah Yudi untuk dipulangkan ke Tanah Air.

“Akhirnya keluarga besar RMKM menggalang dana Sosial dan dapat mengumpulkan dana RM7,300 (tujuh ribu tiga ratus Ringgit) yang diperkirakan dengan nilai Rupiah sebesar IDR23,500,000 (dua puluh tiga juta lima ratus Rupiah) akhirnya niat keluarga memulangkan janazah Yudianto kesampaian,” Pungkas Ainur.

Baca Juga:  Saldo Kosong, KPM Bansos Menjerit Pilu

Teman-teman Relawan Masyarakat Kangean Malaysia (RMKM) memulangkan jenazah almarhum Yudi dari Malaysia, pada hari Selasa 16 Februari 2021 tujuan Jakarta.

Setelah transit di Bandara Halim Jakarta, diterbangkan lagi ke Bandara Juanda Surabaya, pada hari Rabu 17 Februari 2021.

Setibanya di Juanda, mobil ambulan sudah standby untuk membawa jenazah ke Sumenep, tiba di pelabuhan kalianget tepat pukul 14.30 WIB, yang langsung di bawah perahu motor RMK–JPKP menuju tempat kelahirannya di kepulaun kangean.

|BACA : Abrasi di Kepulauan Tak Kunjung Ada Solusi, Pemkab Jangan Tutup Mata

Reporter: Enno Sapsup
Editor: Team J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Hari Jadi ke-757 Sumenep, Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Budaya
‎Haul Akbar Raja-Raja Sumenep Digelar Lebih Besar, Ulama dan Kesultanan se-Madura Diundang ‎
Bupati: Ritual Tatorbangan Desa Torbang, Upaya Merawat Warisan Leluhur Ditengah Perubahan Zaman
Semarak MCF 2026, Ribuan Warga Sumenep Saksikan Pentas Seni Budaya Antar Kabupaten
Bupati Situbondo Hadiri Festival Budaya Adat KK 26, Dorong Pengembangan Wisata Lokal
Pemdes Prambanan Gelar Kirab Budaya Petik Laut 2025 Sebagai Momentum Syukur dan Penggerak Ekonomi Lokal
Festival Tan Pangantanan untuk Mengenalkan Budaya Tradisional Daerah Sejak Dini kepada Anak
Wakil Bupati Menerima Kunjungan Duta Budaya Indonesia di Pendopo Keraton Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:13 WIB

‎Hari Jadi ke-757 Sumenep, Haul Raja-Raja Madura Jadi Momentum Merawat Sejarah dan Budaya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:25 WIB

‎Haul Akbar Raja-Raja Sumenep Digelar Lebih Besar, Ulama dan Kesultanan se-Madura Diundang ‎

Kamis, 17 September 2026 - 19:36 WIB

Bupati: Ritual Tatorbangan Desa Torbang, Upaya Merawat Warisan Leluhur Ditengah Perubahan Zaman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:15 WIB

Semarak MCF 2026, Ribuan Warga Sumenep Saksikan Pentas Seni Budaya Antar Kabupaten

Kamis, 26 Juni 2025 - 22:02 WIB

Bupati Situbondo Hadiri Festival Budaya Adat KK 26, Dorong Pengembangan Wisata Lokal

Berita Terbaru