Kapolres Sumenep Gelar Klarifikasi Kepada Pewarta Yang Tergabung di PJI Terkait Jenazah Covid Yang Diambil Paksa

- Editorial Team

Rabu, 27 Januari 2021 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sumenep Bersama Team PJI Sumenep [dok]

Kapolres Sumenep Bersama Team PJI Sumenep [dok]

SUMENEP, DapurRakyatNews – Kapolres Sumenep, AKBP Darman S.I.K memberikan penjelasan terkait insiden penjemputan/pengambilan paksa oleh pihak keluarga bersama sejumlah warga Nambakor Timur, Saronggi, Kabupaten Sumenep, terhadap pasien meninggal dunia terpapar Covid di Rumah Sakit Islam (RSI) Kalianget. Senin 26/01/2021.

Diruang kerjanya AKBP Darman memaparkan kepada awak media yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI ), bahwa pasien tersebut dirawat di RSI Kalianget, tanggal 11/01 dilakukan rapid test dengan hasil reaktif, dan tanggal 13/01 dilakukan swab test positif Covid, tanggal 24/01/2021 pasien meninggal dunia di RSI, dan sebelumnya pasien memiliki riwayat diabetes.

Dari semua kejadian tersebut, pihak keluarga tidak yakin dan percaya bahwa pasien meninggal akibat Covid, sehingga pihak keluarga bersama sejumlah warga mengambil paksa pasien tersebut, sedangkan hasil swab menunjukkan pasien positif Covid dan sudah ditunjukkan pada pihak keluarga jauh hari sebelumnya,” Kata Kapolres AKBP Darman.

Lebih lanjut Kapolsek Sumenep itu mengungkapkan, dengan adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian sudah memberikan pengamanan agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di ingingkan.

“Pihak RSI Dr. Andre sudah melakukan penjelasan kepada keluarga pasien, bahwa pasien tersebut meninggal dunia terpapar Covid, tapi karena rendahnya pengertian masyarakat terhadap Covid dan jumlah masyarakat semakin bertambah banyak dan petugas kepolisian tidak imbang dari jumlah masyarakat yang datang ke RSI, pasien tersebut di ambil  paksa dari RSI,”

Bahkan Kata AKBP Darman, Dari semua kejadian tersebut, Polres Sumenep sudah melakukan langkah-langkah hukum dan sudah memanggil beberapa saksi untuk dilakukan pemeriksaan, agar bisa mengetahui siapa yang sebenarnya aktor dari pengambilan paksa pasien yang terpapar Covid tersebut.

Baca Juga:  Corona Belum Usai, PT. POS Perwakilan Sapudi Menyalurkan BST Kemensos Tahap IV

“Hal itu kita lakukan agar tidak terulang lagi dan sebagai pembelajaran kepada masyarakat yang lain, bahwa bahayanya penularan Covid akan merugikan keselamatan orang lain,” Tegasnya.

Kapolres Darman melanjutkan, bahwa Pasien yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Sumenep sudah mencapai sekitar 1.605 orang, dan yang meninggal dunia Covid sekitar 160 orang, penyebaran Covid terbanyak di Madura adalah Kabupaten Sumenep.

Untuk itu, kepedulian dalam memberantas penularan Covid bukan hanya petugas Gugus aja, tetapi tugas bersama seperti peran serta dari berbagai elemen masyarakat, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh pemuda, serta pihak media untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pemberitaan, bahwa Covid-19 ini memang nyata ada,” imbuhnya.

Baca Juga:  Menjadi Inspektur Upacara Hardiknas 2023, Bupati Situbondo Bacakan Amanat Menteri Pendidikan 

Kendala kita adalah masyarakat awam yang tidak percaya adanya Covid tersebut, karena banyak masyarakat terpengaruh dengan adanya berita-berita bohong, maka dari itu kita butuh peran serta media untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat melalui pemberitaan bahwa Covid-19 itu ada dan sudah mendunia,” Pungkasnya.

Kapolres Sumenep berharap kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, gunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak, karena hal itu yang bisa menghindari kita dari Covid.

|BACA : Abrasi Menggusur Permukiman Warga Pulau Talango Aeng Ra’as

Reporter: Didi Julak
Editor: Team J.P.K.P
Publisher: Pemred
Salam Perjuangan Tanpa Batas

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru