Dapurrakyatnews – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, melepas kontingen atlet, pelatih, dan ofisial Kabupaten Sumenep yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Timur ke-XV tahun 2026.
Pelepasan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk memberikan dukungan sekaligus motivasi kepada para atlet pelajar agar mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Kejuaraan POPDA XV Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Surabaya dan Kabupaten Ngawi pada 29 Oktober hingga 11 November 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan kontingen, mulai dari atlet, pelatih, ofisial, hingga pihak-pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga pelajar.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kontingen ini. Semoga seluruh persiapan yang dilakukan menjadi bekal penting untuk mengikuti kejuaraan dengan penuh semangat, kepercayaan diri, dan tanggung jawab,” katanya. Senin (26/10/2026).
Ia menegaskan, menjadi bagian dari kontingen Kabupaten Sumenep merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.
Karena itu, Imam Hasyim meminta seluruh atlet agar menjadikan keikutsertaan dalam POPDA sebagai motivasi untuk terus berkembang, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi terbaik.
“Menjadi duta Kabupaten Sumenep merupakan kebanggaan. Karena itu, jadikan kesempatan ini sebagai motivasi untuk sukses dan berprestasi. Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, serta tetap menjaga nama baik Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Sumenep berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk melalui pembinaan olahraga di kalangan pelajar.
Menurutnya, pembangunan olahraga tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam sebuah kejuaraan. Upaya tersebut harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pembinaan sejak usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, serta pemberian kesempatan kepada atlet untuk mengikuti berbagai kompetisi.
“Prestasi tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang, pembinaan yang konsisten, dukungan keluarga dan sekolah, kerja keras para pelatih, serta perhatian dari seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Ia berharap, keikutsertaan kontingen Sumenep dalam POPDA XV Jawa Timur tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan medali, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Sumenep.
Dengan pembinaan yang terarah dan berkesinambungan, para atlet diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi serta meningkatkan kemampuan dalam menghadapi persaingan di berbagai tingkatan kejuaraan.
Imam Hasyim juga berharap POPDA XV Jawa Timur 2026 dapat menjadi wadah untuk menemukan dan mengembangkan atlet-atlet potensial asal Sumenep yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Menurutnya, potensi atlet pelajar di Kabupaten Sumenep perlu terus dikembangkan agar dapat berkontribusi dalam berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
“Saya berharap dari ajang ini akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu berkembang ke tingkat yang lebih tinggi, baik pada kejuaraan provinsi, nasional, maupun internasional. Jadikan POPDA sebagai momentum untuk menunjukkan bahwa Kabupaten Sumenep memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota kontingen agar menjaga kekompakan, disiplin, dan semangat juang selama mengikuti pertandingan.
Menurutnya, keberhasilan atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga oleh mental bertanding, kedisiplinan, serta kemampuan menjaga sportivitas dalam menghadapi setiap lawan.
“Raih prestasi setinggi mungkin dengan tetap menjaga nama baik Kabupaten Sumenep. Tunjukkan bahwa atlet pelajar Sumenep mampu bersaing secara sehat, menjunjung sportivitas, dan memberikan hasil terbaik bagi daerah,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Imam Hasyim mengajak masyarakat Sumenep untuk memberikan dukungan dan doa kepada seluruh atlet yang akan bertanding.
Dukungan masyarakat dinilai penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri sekaligus menjadi penyemangat bagi para atlet dalam menghadapi persaingan di POPDA XV Jawa Timur 2026.
”Pemeringah daerah berharap seluruh kontingen dapat menjalankan tugas dengan baik, menjaga kesehatan selama kompetisi, serta kembali dengan membawa hasil membanggakan bagi Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.
Penulis : A. Junaidi
Editor : Redaksi







