Ellya Fardasah Tegaskan Komitmen Dinkes Sumenep Atasi KLB Campak

- Redaksi

Sabtu, 6 September 2025 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., menyampaikan bahwa lonjakan kasus campak di wilayahnya sejak Agustus 2024 telah menjadi perhatian serius.

Kasus pertama terdeteksi pada Agustus 2024, dan hingga 26 Agustus 2025, tercatat 2.139 kasus suspek campak, dengan 205 di antaranya terkonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium. Sebanyak 17 pasien meninggal dunia, dan mayoritas pasien adalah anak-anak balita hingga usia sekolah dasar.

“Sebagian besar pasien adalah anak usia 1–4 tahun, yaitu sebesar 53 persen. Disusul anak usia 5–9 tahun sebanyak 29 persen,” jelas drg. Ellya.

Tingginya kasus ini mendorong Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) pada 22 Agustus 2025, dan segera melaksanakan berbagai langkah penanggulangan.

Salah satu upaya utama adalah pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi campak massal yang dimulai pada 25 Agustus 2025.

“Kami melaksanakan ORI secara serempak di seluruh kecamatan, menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga 6 tahun. Kegiatan ini berlangsung hingga akhir September,” tambahnya.

drg. Ellya juga menegaskan bahwa penanganan wabah ini dilakukan secara kolaboratif, melibatkan pemerintah pusat, provinsi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Dinas Kesehatan Sumenep bekerja sama dengan tim dari Kementerian Kesehatan, WHO, dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk melakukan penyelidikan epidemiologi, survei cepat komunitas, dan analisis kasus harian selama masa KLB berlangsung.

Baca Juga:  3 Bonsai Milik KSOP Kelas IV Kalianget Ikuti Pameran dan Kontes Bonsai di Polres Sumenep

Selain itu, Kabupaten Sumenep juga mendapat dukungan dari tim FETP (Field Epidemiology Training Program) yang bertugas membantu pengendalian wabah di lapangan.

Dinkes Sumenep turut aktif dalam edukasi masyarakat. Imbauan diberikan kepada seluruh warga, khususnya orang tua, untuk segera membawa anak-anak ke posyandu atau puskesmas terdekat guna mendapatkan imunisasi, baik secara rutin maupun tambahan selama masa KLB.

“Kami terus mengedukasi masyarakat bahwa imunisasi sangat penting dan aman. Vaksin campak diberikan gratis oleh pemerintah, dan merupakan perlindungan terbaik bagi anak-anak,” tegas drg. Ellya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala campak, seperti demam, ruam kemerahan pada kulit, batuk, pilek, dan mata merah. Bila gejala muncul, masyarakat diminta segera ke fasilitas kesehatan dan melakukan isolasi mandiri untuk mencegah penularan lebih lanjut.

Baca Juga:  Aipda Anton, Pak Bhabin Bersuara Merdu dari Martapura 

Langkah-langkah pencegahan lain yang juga ditekankan antara lain:

1. Memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal.

2. Menjaga asupan gizi seimbang selama masa pemulihan.

3. Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

4. Menggunakan masker saat berinteraksi dengan penderita.

drg. Ellya berharap dengan kerja sama semua pihak dan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi, wabah campak di Sumenep bisa segera terkendali.. 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB