Kontes Domba Sapudi 2025, Bukti Potensi Besar Peternakan Kepulauan

- Editorial Team

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews – Meski diakui sebagai ras asli Pulau Sapudi melalui surat keputusan pemerintah yang menegaskan keunggulan sektor peternakan, domba Sapudi seakan belum memiliki ruang istimewa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Potensi besar yang dimilikinya kerap terpinggirkan, padahal bibit unggul domba ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan peluang besar untuk bersaing di pasar nasional.
Namun, anggapan itu perlahan memudar.

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Pecinta Domba Sapudi menggelar Kontes Domba Sapudi 2025. Minggu (24/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ajang ini digelar di halaman Kewedanan Gayam, Kecamatan Gayam dan menjadi bukti nyata bahwa potensi domba lokal ini mulai mendapat tempat di hati masyarakat.
Sedikitnya 36 ekor domba dari berbagai kategori ikut ambil bagian dalam kontes ini.

Baca Juga:  Raih Penghargaan Sertifikat Adipura Tahun 2022, Ini Kata Kadis DLH Kabupaten Sumenep

Penilaian dibagi dalam tujuh kelas, yakni Calon Pejantan, Extreme, Cempe Betina, Cempe Jantan, Remaja Betina, Remaja Jantan, dan Calon Indukan, yang menjadikan kompetisi ini kian menarik.

Ketua Panitia Pelaksana, Tolak Alwa, menjelaskan bahwa ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk promosi untuk mengenalkan potensi ternak asli Sapudi ke khalayak luas.

“Selain sebagai hiburan, kami ingin menunjukkan bahwa domba Sapudi juga bisa bersaing di kancah nasional,” ujarnya.

Baca juga: Domba Sapudi atau Domba Ekor Gemuk yang Dihargai Ditempat Lain, Terlupakan Ditempat Sendiri

Menurut Alwa, meski komunitas ini baru berdiri kurang dari dua tahun, minat masyarakat untuk mengembangkan ternak domba Sapudi sangat tinggi.

Baca Juga:  Buron Dua Bulan, Pelaku Penusukan Dibekuk Polisi

“Kita belum genap setahun membentuk komunitas, tapi ternyata banyak potensi ternak domba yang mulai bermunculan. Kualitasnya juga luar biasa,” ungkapnya.

Alwa berharap masyarakat terus menjaga dan mengembangkan bibit unggul domba Sapudi, sekaligus mengajak pemerintah Kabupaten Sumenep untuk memberikan dukungan.

“Kami berharap pemerintah melirik ajang ini agar populasi domba Sapudi tetap terjaga dan masyarakat kepulauan semakin termotivasi untuk melestarikannya,” pintanya.

Senada dengan Alwa, salah satu pemilik domba, Hasyim As’ari, mengaku bangga dengan adanya kontes ini.

“Selama ini banyak yang memelihara domba Sapudi, tapi belum ada wadah untuk memunculkan potensinya. Dengan adanya komunitas ini, kami bisa saling berbagi pengalaman dan mengangkat nama domba Sapudi,” jelasnya.

As’ari juga mendorong agar kontes ini bisa menjadi agenda tahunan demi menjaga semangat para peternak sekaligus memastikan keberlangsungan populasi domba asli Sapudi.

Baca Juga:  Bupati Sumenep Imbau Warga Daftar QR Code untuk Dapatkan Subsidi BBM

“Yang paling penting, domba Sapudi ini jangan sampai punah. Justru harus semakin dikenal di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Keberadaan domba Sapudi bukan hanya menjadi identitas budaya dan kekayaan genetika lokal, tetapi juga peluang ekonomi besar bagi masyarakat kepulauan.

Melihat potensi ini, sudah selayaknya pemerintah daerah bersama pihak terkait memberikan dukungan lebih nyata, baik dalam bentuk pendampingan, pengembangan riset, maupun promosi ke pasar yang lebih luas.

Dengan kolaborasi yang solid, domba Sapudi tak hanya menjadi kebanggaan Pulau Sapudi, tetapi juga ikon peternakan Kabupaten Sumenep di kancah nasional bahkan internasional.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Dua orang perwakilan PPPK Paruh Waktu saat di sumpah pada penyerahan SK di Alun-alun Trunojoyo, Sampang, setahun yang lalu. Foto: Istimewa.

Pemerintahan

Lolos Evaluasi Maut, 3.214 PPPK Sampang Resmi Amankan Kontrak Baru

Senin, 28 Sep 2026 - 16:06 WIB

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB