Pantai Batioh Sampang Dilanda Abrasi, Tebing Penahan Ombak Hancur

- Editorial Team

Rabu, 12 Februari 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pantai Batioh Sampang Dilanda Abrasi, Tebing Penahan Ombak Hancur

Pantai Batioh Sampang Dilanda Abrasi, Tebing Penahan Ombak Hancur

Dapurrakyatnews – Proses pengikisan tanah di daerah pesisir pantai (Abrasi) terjadi di Pantai Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Hal ini menyebabkan kerusakan garis pantai, menyusutnya lahan daratan.

Parahnya lagi, menghancurkan tebing penahan ombak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini, mengancam keselamatan warga. Sebab, air laut dengan mudahnya masuk ke permukiman warga.

Baca Juga:  ‎Curi Motor Di Tapan Pessel, Pelaku Ditangkap di Bengkulu

Salah satu tokoh masyarakat setempat mengungkap, kondisi penahan ombak saat ini memprihatinkan.

“Tebing penahan ombak di desa kami hancur. Ketika air laut pasang, air masuk ke dalam rumah-rumah warga,” ucapnya, pada Rabu (12/2/2025).

Penjabat (Pj) Kepala Desa Batioh Fatmawati menuturkan, abrasi yang terjadi di desanya menyebabkan terendamnya rumah-rumah warga.

“Benar, telah terjadi abrasi di Pantai Desa Batioh. Akibatnya, air laut masuk ke rumah-rumah warga yang berada di pesisir pantai,” tuturnya.

Baca Juga:  Hadiri Kick Off Pelatihan Berbasis Kompetensi, Bupati Apresiasi Kinerja Disnaker. 

Pihaknya berharap, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang segera turun tangan untuk mengatasinya.

Sebab, jika dibiarkan dikhawatirkan akan mengancam keselamatan, merusak sarana dan prasarana yang ada, serta mengganggu aktivitas warga dalam mencari penghasilan.

Menanggapi hal ini, Kepala BPBD Sampang Chandra Rhomadani Amin mengatakan, pihaknya akan segera meninjau lokasi terdampak.

Baca Juga:  Agar tidak Terulang Lagi, Perlu Pengawasan Extra di Pelabuhan Kalianget

“Insya Allah hari Kamis atau Jumat besok tim akan ke lokasi,” ungkapnya.

Disinggung soal anggaran Penanggulangan, Chandra mengaku, pihaknya tidak memiliki dana khusus untuk masalah ini.

“Dana untuk itu di BPBD Sampang tidak ada,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru