Lestarikan Bahasa Madura, Disdik Sampang Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu

- Redaksi

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 18:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta FTBI   Bahasa Madura saat mengikuti lomba (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Para peserta FTBI Bahasa Madura saat mengikuti lomba (Foto: Moh. Mansur/Dapurrakyatnews)

Dapurrakyatnews – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menggelar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Bahasa Madura Jenjang SD, SMP, dan sederajat tingkat Kabupaten Tahun 2024.

Acara digelar di SMPN 4 Sampang, Desa Tanggumong, Kecamatan/Kabupaten Sampang, pada Sabtu (26/102024) pukul 08.00 WIB.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Pendidikan dan Pengembangan Bahasa dan Sastra Disdik Sampang, Rahmat Aryanto, mengatakan, festival ini bertujuan untuk mengembangkan dan melestarikan bahasa daerah yaitu bahasa Madura.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lomba ini, merupakan tindak lanjut dari instruksi dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dan Badan Bahasa Pusat di Jakarta tahun lalu, untuk melestarikan bahasa daerah,” kata Rahmat Aryanto, Sabtu (26/10/2024).

Sedangkan yang dipilih oleh Balai Bahasa Jawa Timur (Jatim) adalah bahasa Madura dan using.

Festival ini, lanjut Yanto, sapaan akrabnya, adalah merupakan bentuk seleksi tingkat kabupaten untuk di kirim ke lomba FTBI tingkat provinsi Jatim.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung Terjang Desa Tobai Tengah Sampang, 8 Rumah Rusak Berat

“Untuk juara satu akan kita kirim ke lomba FTBI Tingkat Provinsi Jatim pada bulan November mendatang,” ujarnya.

Di FTBI ini, ada 7 macam lomba, meliputi Lomba mendongeng, menulis cerpen, baca puisi, pidato, tembhang macapat, carakan, lawakan tinggal/stand up comedy, yang semuanya menggunakan bahasa madura.

Untuk juara, diambil 3 pemenang. Namun yang akan mewakili ke tingkat provinsi Jatim hanya juara 1 saja. Yaitu sebanyak 14 orang, terdiri dari 7 orang siswa tingkat SD, dan 7 orang siswa dari tingkat SMP.

Untuk SD, proses seleksi dilakukan di masing-masing Korbiddikcam tingkat kecamatan. Sedangkan tingkat SMP tidak melalui proses tingkat kecamatan, akan tetapi pihak lembaga sekolah langsung mengirimkan perwakilannya ke lomba FTBI tingkat kabupaten.

Baca Juga:  Pemkab Sampang Lepas Ekspor Rumput Laut Gracilaria ke Pasar Internasional

Menurut Yanto, sebelum diadakan lomba PTBI ini, pihak Balai Bahasa Provinsi Jatim sudah melakukan Bimtek terhadap 50 guru, yaitu 25 guru SD dan 25 guru SMP, mulai dari kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, Bangkalan, Situbondo, dan Bondowoso pada bulan Juni 2024 lalu.

Guru yang sudah di Bimtek, lalu melakukan pengimbasan kepada semua guru yang lain.

“Kami harap bahasa madura tetap lestari, bahasa ibu harus tetap ditanamkan ke peserta didik agar bahasa ibu atau bahasa madura tidak lekang di makan waktu,” harapnya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana lomba FTBI Sampang, Wendi Febriyanti, mengatakan, bahasa madura merupakan mata pelajaran wajib di sekolah, baik itu jenjang TK, SD, dan SMP sejak tahun 2014 silam berdasarkan SK Gubernur Jatim.

Baca Juga:  Berikut Jadwal dan Tema Debat Pilkada Sampang 2024 yang akan Digelar KPU Sampang

“Intinya, kita melestarikan bahasa madura, pakai bahasa madura dimanapun kita berada. Jangan pernah malu menggunakan bahasa madura dan jangan pernah malu menjadi suku madura,” tegasnya Wendi.

Ditengah era digital dengan makin meluasnya ketergantungan anak terhadap gadget, dirinya menyebut, bahwa di era ini punya tantangan besar dengan tingkat kesulitan tinggi, dalam upaya membiasakan anak berbahasa madura di lingkungannya.

Namun, Wendi yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di SMPN 2 Sampang ini optimis bahwa, semua kendala bisa dilalui dengan tekad dan kemauan serta inovasi.

Salah satu inovasi yang dilakukan ditempat dia mengajar adalah menggunakan bahasa Madura, pada saat upacara bendera diyhari Senin, pada minggu ke tiga.

“Itu merupakan salah satu inovasi dari Bimtek kemarin. Semoga bahasa madura tetap lestari,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba
Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan
AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang
Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan
2 Ruko di Kudo-kudo Inderapura Hangus Terbakar, Kerugian di Taksir Mencapai Ratusan Juta
Perkuat Pengawasan Internal, Bupati Sumenep Lantik Kepala Inspektorat Baru
Peringati Hari Koperasi Nasional, Bupati Fauzi Ajak Koperasi Tingkatkan Daya Saing

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 23:22 WIB

Dalam Satu Jam, Polsek Pancung Soal Berhasil Gagalkan Peredaran Narkoba

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:44 WIB

Soroti Ucapan “Londo Ireng”, Jurnalis Sampang Desak Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:11 WIB

Polisi Bekuk Pengedar Narkoba di Pessel, 10 Paket Sabu Diamankan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:23 WIB

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Senin, 27 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jurnalis Lingkungan Hidup Serukan Penyelamatan Mangrove dan Penyu Untuk Masa Masa Depan Pesisir Selatan

Berita Terbaru

AKBP Anang Hardiyanto saat memasuki Halaman Mapolres Sampang saat acara Sertijab Kapolres Sampang, pada Rabu (29/7/2026).

Daerah

AKBP Anang Hardiyanto Resmi Jabat Kapolres Sampang

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:23 WIB