Miris, Ada Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Sampang Tanpa Murid

- Editorial Team

Rabu, 25 September 2024 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sampang dari Fraksi PPP Moh. Iqbal Fathoni atau biasa disapa Bung Fafan

Anggota DPRD Sampang dari Fraksi PPP Moh. Iqbal Fathoni atau biasa disapa Bung Fafan

Dapurrakyatnews – Anggota DPRD Sampang Moh.Iqbal Fathoni, menemukan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, kosong tanpa dihuni peserta didik (Murid).

Hal itu terungkap saat Moh. Iqbal Fathoni melakukan sidak ke SDN Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Rabu (25/9/2024).

Pria yang biasa disapa Bung Fafan mengungkap, fenomena kekosongan murid di SDN Gunung Eleh 3 tersebut sudah terjadi sejak Tahun ajaran baru 2024 lalu.

“Kosongnya peserta didik di SDN Gunung Eleh 3 itu, sudah pernah dilaporkan ke pihak Disdik Sampang, Namun belum ada tanggapan,” ungkap Bung Fafan, Rabu (25/9/2024).

SDN Gunung Eleh 3, Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur

Menurutnya, kekosongan siswa di SDN tersebut bukan karena tidak ada yang mau bersekolah,, tapi siswa lebih tertarik dan memilih sekolah swasta.

Baca Juga:  Pemberhentian Dan Pengangkatan Perangkat Baru, Pemerintah Desa Gayam Lakukan Musdes

“Mungkin di sekolah swasta itu mutu atau kualitas pendidikannya lebih bagus,” tutur Bung Fafan yang juga sebagai anggota Fraksi PPP DPRD Sampang.

Saat pembahasan di Komisi Empat dulu, pihaknya sudah menekankan ke pihak Disdik, untuk segera disikapi untuk segera dilakukan regrouping  (Penggabungan-red).

Apalagi, di SDN tersebut terdapat 2 orang guru yang sudah ASN, 1 PPPK, dan 1 orang tukang kebun yang sudah ASN pula.

Baca Juga:  Guru SD Enggan Menjadi Kepala Sekolah, Ini Pinta Bupati kepada Kadis Pendidikan Sumenep

“Andaikan diregrouping sejak dulu, kan tidak ada masalah,” kesalnya.

Pihaknya berharap, Disdik dan Pj. Bupati Sampang segera menutup SDN tersebut karena sudah tidak ada siswa lagi.

Sementara, Sekretaris Disdik Sampang mengaku sudah mengetahui kekosongan murid di SDN Gunung Eleh 3 tersebut.

Namun, untuk memindahkan guru tidak semudah membalikkan telapak tangan, ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan. Apalagi, guru yang sudah sertifikasi.

“Sekarang dalam tahapan proses,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 18:31 WIB

Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Berita Terbaru

Gambar ilustrasi

Peristiwa

Dugaan Penyalahgunaan KKS Mencuat, Penerima PKH Buka Suara

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:26 WIB