Derita Pasien Asal Kepulauan Penerima CSR Migas

- Editorial Team

Sabtu, 5 Juni 2021 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo : Kondisi Terkini Akidtul Nawaddah di Salah Satu Ruangan RSUD Moh. Anwar Sumenep [dok]

Photo : Kondisi Terkini Akidtul Nawaddah di Salah Satu Ruangan RSUD Moh. Anwar Sumenep [dok]

SUMENEP, DapurRakyatNews – CSR Migas Kangean Energi Indonesia (KEI) direalisasikan, masyarakat Kepulauan Sapeken, Sumenep, Madura, berharap peningkatan pelayanan kesehatan.

CSR, sebuah singkatan dari Corporate Social Responsibility, yang berarti tanggung jawab sosial sebuah perusahaan terhadap wilayah sekitar, dimana perusahaan tersebut beraktivitas.

Kecamatan Sapeken yang terdiri dari 11 desa, merupakan salah satu wilayah dimana Perusahaan KEI melakukan kegiatan eksploitasi Migas, tepatnya berlokasi di Desa Pagerungan Besar, dan wilayah satunya lagi berada di kepulauan Ra’as.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : KEI Realisasikan CSR SKK Migas, Bupati Tegaskan Harus Dinikmati Masyakarat

Secara geografis kewilayahan, amatlah wajar apabila daerah Kepulauan Sapeken menerima manfaat yang paling besar dari CSR Migas KEI, baik itu dari sisi fasilitas umum seperti fasilitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, maupun dari sisi pemberdayaan masyarakatnya.

Baca Juga:  Antisipasi Bencana Longsor, Pemkab Situbondo bersama Kodim 0823 Tanam Ribuan Pohon

Sangat disayangkan hal tersebut masih berbanding terbalik, dengan masih adanya korban pada masyarakat Kepulauan Sapeken, akibat dari minimnya fasilitas pelayanan kesehatan.

Akidtul Nawaddah, seorang Pasien asal Desa Pagerungan Kecil harus merelakan kehilangan janinnya pada, Selasa (02/06). Setelah harus dirujuk ke RSUD di Sumenep, karena tak dapat ditangani oleh Puskesmas Sapeken yang terbatas dalam peralatan kesehatan.

Seperti yang disampaikan oleh Malik, perwakilan pihak keluarga Pasien kepada Dapur Rakyat News, “Akidtul memang asli orang Pagerungan Kecil yang berdomisili di Sumenep, karena ingin melahirkan di kampung halamannya, lalu pulang ke desanya.” Ujarnya.

Pihak keluarga tersebut melanjutkan, “Ternyata ada permasalahan dengan kondisi janinnya sehingga harus dirujuk ke Sumenep, yang lebih lengkap alat-alatnya (fasilitas peralatan kesehatan_red).” Tukas Malik, Jum’at (4/6).

Baca Juga : Lokakarya Penanggulangan TBC di Masa Pandemi Covid-19

Salah satu pegawai Puskesmas Sapeken yang tidak kami sebutkan namanya mengungkapkan, “pasien dirujuk karena letak lintang dan janin sudah dalam kondisi meninggal sejak di Pagerungan,” Ucapnya.

Baca Juga:  Saat Ini Giliran Masyarakat Sapudi Yang Menjadi Korban

Pegawai Puskesmas Sapeken lainnya yang juga tidak kami sebutkan namanya, menyampaikan harapannya agar CSR Migas KEI, dapat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kepulauan Sapeken.

Berdasarkan informasi yang diperoleh awak media, Akidtul Nawaddah, yang sempat mengalami kendala transportasi saat akan dirujuk, Saat ini sudah berada di RSUD Sumenep.

Awak Media Dapur Rakyat News kemudian menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Sumenep Agus Mulyono, M.C.H., untuk mengkonfirmasi hal tersebut.

“Sudah saya tegaskan harus segera rujuk dan laporkan segera ke dr. Spesialis RSUD Moh. Anwar, Diikutkan kapal cepat (Express Bahari_red) semoga lancar selamat.” Tegasnya.

Baca Juga:  Pejabat Sumenep Sindir Administrasi Birokrasi Berbelit RSUD Kebanggaan Sumenep

Agus Mulyono juga menambahkan, bahwa Pasien harus ditangani oleh dokter spesialis. Selain itu, pengantar Pasien (keluarga_red) disediakan rumah singgah dan biaya yang dirujuk diupayakan pada Program Jampersal.

Baca Juga : 20 Pejabat Dinkes Banten Undur Diri, Pengamat: Jika Mereka Tidak Terlibat Kenapa Khawatir?

Tahun 2020 lalu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep telah membangun Puskesmas Induk Pagerungan Besar, diharapkan puskesmas tersebut dapat mengatasi pelayanan kesehatan di Kepulauan Sapeken, secara konkrit.

Dimana CSR Migas KEI juga tetap dinantikan kontribusinya pada peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan, sebagaimana harapan masyarakat banyak, di sekitar tempat eksploitasi migas di Kepulauan Sapeken berada.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru