Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian 2 Nelayan yang Hilang di Perairan Batang Kapas, Pessel

- Editorial Team

Jumat, 15 September 2023 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dapurrakyatnews, – Tim SAR gabungan memperluas area pencarian dua nelayan yang dilaporkan hilang tenggelam, di perairan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (14/9/2023) kemarin.

Kepala Bidang, Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan Defri Siswandi, saat dihubungi mengatakan tim SAR gabungan terdiri dari SAR Padang, BPBD Pesisir Selatan, TNI/Polri dibantu nelayan setempat masih fokus melakukan pencarian di tengah laut.

“Kita akan perluas radius pencarian sekitar 10 Kilometer dari bibir pantai. mengunakan satu unit Kapal Sirip Basarnas Padang,” ungkap Defri, Jum’at (15/9) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, hari Kedua pencarian, tim belum mendapatkan tanda keberadaan kedua korban atas nama Revano (30), nelayan asal Batang Kapas dan Tedi (42) asal Painan Pesisir Selatan yang dilaporkan hilang tenggelam, saat membawa material bangunan ke Pulau Kariabak, Kamis (14/9) pukul 07.30 WIB Kemarin.

Baca Juga:  Lagi, Polisi Ringkus Pengedar Narkoba di Pessel, 13 Paket Sabu Diamankan 

Tim Gabungan menurunkan satu unit armada kapal sirip (hovercraft), untuk mencari korban hilang di perairan Batang Kapas tersebut.

“Kita punya 2 unit armada perahu karet tapi tidak bisa di turunkan karna gelombang cukup tinggi,” tuturnya.

Lanjut Defri, Sesuai dengan standar operasi pencarian (SOP), tim gabungan akan melakukan pencarian selama tujuh hari setelah mendapat laporan, sehingga pihaknya berharap tubuh korban dapat ditemukan sebelum batas waktu habis.

“Kita upayakan sebelum batas waktu habis korban dapat ditemukan,” imbuhnya.

Sebelumnya, BPBD Pesisir Selatan mendapat laporan adanya kapal yang membawa material bangunan hilang diperairan Batang Kapas, Pesisir Selatan, Kamis (14/9).

Baca Juga:  Angkatan 92 SDN Pragaan Laok I Launching Web

Hingga Kamis petang tim reaksi cepat (TRC) BPBD masih melakukan pencarian, terhadap korban yang dilaporkan hilang tenggelam saat membawa material bangunan ke Pulau Kariabak tersebut.

Diketahui, Kapal tersebut berlayar dari Muara Kecamatan Batang Kapas menuju Pulau Karabak pada pukul 07.30 WIB. Nahasnya, setelah sekitar hampir 2 jam berlayar, kapal motor itu mengalami kecelakaan dan tenggelam.

Lokasi tenggelamnya kapal itu berjarak 20 Mil dari bibir pantai Batang Kapas. Perahu itu diketahui membawa material bangunan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Doni Gusrizal melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Defri Siswandi mengatakan, Ia mendapat laporan korban hilang dan tenggelam di laut Pulau Kariabak pada pukul 11.30 WIB.

“Mendapatkan laporan tersebut Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pessel langsung turun, untuk melakukan pencairan korban hilang fan tenggelam tersebut,” ucap Defri saat dihubungi via telepon, Kamis (14/9) malam.

Baca Juga:  Kampung Seribu Lemang Golek, Namun Jauh dari Internet.

Ia menuturkan, kronologi kejadian tersebut terjadi pada Kamis (14/9) sekira pukul 07.30 WIB unit kapal motor (Boat) mesin 15 PK, membawa material bangunan untuk diantar ke Pulau Karabak dari Muara Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

“Selang beberapa jam, satu unit perahu sampai ke pulau dan satu unit lagi tidak sampai ke Pulau atau di duga hilang/tenggelam dalam perjalanan menuju Pulau,” jelas Defri.

Tidak ada tanda kapal temannya tiba dipulau, beberapa menit setelah itu, korban di hubungi teman nya melalui telepon genggam (handphone).

“Namun handphone mereka sudah tidak aktif lagi,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng
‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 14:31 WIB

Kapolsek Lunang Silaut Pererat Silaturahmi dengan Awak Media Lewat Ngopi Bareng

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru