Gubernur Khofifah Serahkan BLT DBHCHT pada 5.030 Buruh Pabrik Rokok Jatim

- Editorial Team

Jumat, 25 Agustus 2023 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khofifah menyatakan bahwa penyaluran BLT dari DBHCHT kepada buruh pabrik rokok ini merupakan wujud upaya nyata peningkatan dan pemerataan kesejahteraan

Khofifah menyatakan bahwa penyaluran BLT dari DBHCHT kepada buruh pabrik rokok ini merupakan wujud upaya nyata peningkatan dan pemerataan kesejahteraan

Dapurrakyatnews –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 5.030 buruh pabrik rokok di Jatim, bertempat di PT. HM Sampoerna Rungkut 2, Surabaya, Kamis (24/8). BLT tersebut berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Secara simbolis BLT diserahkan pada 100 perwakilan buruh pabrik rokok oleh Gubernur Khofifah, Direktur PT. HM Sampoerna, Direktur Bank Jatim dan sejumlah Kepala OPD terkait.

Usai penyerahan, Gubernur Khofifah mengatakan, penyaluran BLT dari DBHCHT kepada buruh pabrik rokok ini merupakan wujud upaya nyata peningkatan dan pemerataan kesejahteraan. Sekaligus, untuk mengimplementasikan program Nawa Bhakti Satya, yakni Jatim Sejahtera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap bantuan ini tepat sasaran, tepat manfaat serta memberikan dampak positif bagi penerima bantuan maupun keluarganya. Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Khofifah menjelaskan, penyerahan BLT ini didasarkan pada Permenkeu RI No. 215/PMK.07/2021 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi DBHCHT serta Pergub Jatim No. 71 tahun 2022, tentang alokasi DBHCHT kepada Provinsi Jatim dan Kabupaten/Kota di Jatim tahun 2023.

Baca Juga:  Kapolres Barito Kuala Kembali Kunjungi Warga Sakit

“Pemanfaatan anggaran DBHCHT tidak hanya menyejahterakan masyarakat, tetapi juga berpengaruh di sektor kesehatan dan sektor penegakan hukum sesuai Peraturan Menteri Keuangan,” katanya.

Disebutkan Khofifah, Provinsi Jatim memperoleh alokasi DBHCHT dari penerimaan negara senilai Rp 3,07 Triliun. Yang mana alokasi tersebut telah dianggarkan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara tahun anggaran 2023.

Secara keseluruhan, buruh pabrik rokok penerima BLT tahun 2023 sebanyak 9.259 orang yang tersebar di 54 perusahaan di 38 Kabupaten/Kota se Jatim.

“Kali ini, lima perusahaan di wilayah Surabaya mengawali penyaluran BLT dan selanjutnya akan dilaksanakan di perusahaan masing-masing kepada total 4.229 pekerja pabrik rokok,” katanya.

Dari jumlah tersebut, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 13,88 miliar dengan nominal Jumlah bantuan yang diterima masing-masing sebesar Rp 300 ribu sebanyak lima kali yang dicairkan sekaligus dalam satu tahap. Sehingga, total bantuan yang diterima setiap buruh pabrik rokok lintas wilayah sebesar Rp 1,5 juta.

Baca Juga:  Sambut Malam Tahun Baru 2023, Polres Barito Kuala Disebar pada Sejumlah Titik Rawan

“Terima kasih kebersamaan ini indah sekali, mudah-mudahan yang indah ini terus ditambah keindahannya dan kebahagiaan oleh Allah,” terangnya.

Di awal, Khofifah memulai dengan mengajak para buruh pabrik rokok untuk bersholawat dan di akhir, Khofifah mengajak semua yang hadir menyanyikan lagu bendera karya band coklat. Terlihat buruh yang didominasi perempuan tersebut ikut melantunkan sholawat, sambil menyalakan flash pada masing-masing gawainya.

“Ketika membaca shalawat, maka ruh Rasulullah hadir. Maka sesungguhnya akan membangun harmonius partnership, moderasi, toleransi dan teposeliro akan terbangun, dan akhirnya kebhinekaan ini menjadi begitu indah di negara kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini, penerima BLT juga langsung bisa melakukan transaksi penarikan dana melalui rekening Bank Jatim, yang sudah didaftarkan secara kolektif.

Sementara itu, Direktur PT HM Sampoerna Elvira Lianita mengucapkan terima kasih, karena pihaknya dipercaya menjadi tuan rumah dalam kegiatan penyaluran BLT dana bagi hasil cukai tembakau kepada para karyawan pabrik rokok. Dimana, mayoritas penerimanya adalah ibu-ibu yang memproduksi rokok linting tangan, atau dikenal dengan rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT).

Baca Juga:  Besok, Pemkab Sumenep akan Menggelar Upacara Harhubnas 2025,

“Atas nama perusahaan dan puluhan ribu pelinting SKT, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ibu Gubernur, beserta jajaran Pemprov Jatim yang memperjuangkan kelangsungan industri hasil tembakau melalui berbagai kebijakan,” katanya.

“Termasuk ketentuan cukai agar kami dapat terus menciptakan nilai tambah jangka panjang dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat setempat,” imbuhnya.

Ke depan, Ia percaya upaya yang dilakukan pemerintah khususnya Pemprov Jawa Timur akan memberikan jaminan perlindungan usaha bagi para pengusaha.

“Sekaligus menjamin serapan tenaga kerja demi menciptakan iklim industri yang kondusif di Jawa Timur,” harapnya.

Sementara itu salah satu penerima BLT, Heni Astutik (49) mengaku bersyukur atas bantuan langsung tunai yang diberikan Gubernur Khofifah. Ia mengaku, nantinya, BLT itu akan digunakan untuk biaya sekolah anak-anaknya.

“Terima kasih ibu Khofifah, BLT ini sangat bermanfaat untuk kami dan keluarga. Menjadi tambahan biaya sekolah anak-anak,” katanya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru