Bismillah Melayani Menunjukkan Taringnya, 39 Desa saat ini Berstatus sebagai Desa Mandiri

- Editorial Team

Jumat, 23 Juni 2023 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan hasil Pengukuran Indeks Desa Membangun dilakukan oleh Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas DPMD, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si, Kepala Bappeda dan TAPM, yang disaksikan oleh Moh Ramli, S.Sos, M.S Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumenep

Penandatanganan hasil Pengukuran Indeks Desa Membangun dilakukan oleh Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas DPMD, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si, Kepala Bappeda dan TAPM, yang disaksikan oleh Moh Ramli, S.Sos, M.S Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumenep

Dapurrakyatnews – Pemerintah Kabupaten Sumenep melaksanakan kegiatan penetapan dan penandatanganan, hasil Pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) yang bertempat di aula Arya Wiraraja kantor Bupati Sumenep, Jawa Timur. Jum’at (23/6/2023).

Penandatanganan hasil Pengukuran Indeks Desa Membangun dilakukan oleh Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas DPMD, Drs. Yayak Nurwahyudi, M.Si, Kepala Bappeda, TAPM Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, serta disaksikan oleh Moh Ramli, S.Sos, M.S Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumenep yang dalam hal ini mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

Menurut Anwar Syahroni Yusuf Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep, percepatan pembangunan kepulauan dan daratan di Kabupaten Sumenep, menjadi perhatian khusus dari Bupati Sumenep Achmad Fauzi.

“Ini dibuktikan dalam penyelesaian input data hasil pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM), Kabupaten Sumenep menduduki Nomor 3 se-Jawa Timur,” kata Kepala DPMD yang akrab disapa pak Anwar.

Turut hadir Camat se-Kabupaten Sumenep , serta dihadiri TAPM Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, Asosiasi Pendamping Desa, PABPDSI Kabupaten Sumenep.

Menurutnya hasil pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) sejak tahun 2021, sampai dengan tahun 2023 mengalami kenaikan signifikan. Tahun 2021, Kabupaten Sumenep hanya mencatatkan 1 Desa sebagai Desa mandiri, 53 Desa maju dan 276 Desa berkembang.

“Sedangkan untuk tahun 2022, 7 Desa Mandiri, 53 Desa Maju dan 230 Desa Berkembang,” terangnya.

Baca Juga:  Untuk Raga yang Lain Saat Ini Pantas Disematkan untuk Tim Damkar Sumenep

Untuk Tahun 2023 ini kita mengalami kenaikan yang cukup signifikan, ini terbukti kata Kadis DPMD, yang semula di tahun 2022 Desa mandiri hanya tercatat 7 Desa, di tahun 2023, Desa Mandiri menjadi 39 Desa, 147 Desa Maju, 144 Desa Berkembang dan Nol untuk Desa Tertinggal dan Desa Sangat Tertinggal.

Baca juga : Ini Harapan Bupati kepada Kepala Desa yang Baru Dilantik Hasil Pemilihan Antar Waktu

“Ini menunjukkan Desa mengalami perbaikan dari sisi pembangunan, sejak Dana Desa dikucurkan pertama kali di tahun 2014 oleh Pemerintah. Ke Depan, kita akan terus berupaya agar apa yang telah dicapai, bisa dipertahankan dan berkelanjutan, yang insyaallah dengan kolaborasi dari semua pihak, tidak mustahil Desa Mandiri bisa mencapai 330 Desa,” tutupnya.

Baca Juga:  Gubernur Jatim Tinjau Penanganan Pasien Campak di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Apresiasi Layanan dan Dorong Vaksinasi Masif

Turut hadir dalam Penandatanganan hasil Pengukuran Indeks Desa Membangun, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sumenep, Kepala DPMD Sumenep, Kepala Bappeda, Camat se-Kabupaten Sumenep, TAPM Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, AKD Asosiasi Kepala Desa, Asosiasi Pendamping Desa, PABPDSI Perkumpulan Anggota BPD seluruh Indonesia Kabupaten Sumenep.

Sebagai tambahan informasi, Indeks Desa Membangun dikembangkan berdasarkan konsepsi bahwa untuk menuju Desa maju dan mandiri, perlu kerangka kerja pembangunan berkelanjutan di mana aspek sosial, ekonomi, dan ekologi menjadi kekuatan yang saling mengisi dan menjaga potensi, serta kemampuan Desa untuk mensejahterakan kehidupan Desa.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 
‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng
‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎
Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil
Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin
Dua Investor Asing Lirik Sampang, PT Garam: Rencana Pabrik MVR  Masih Tahap Penjajakan
‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:05 WIB

‎Gandeng Disdik Sumbar dan SMKN 1 Painan, Waka Polres Pessel Perkuat Program Polisi Peduli Pendidikan 

Rabu, 4 November 2026 - 23:04 WIB

‎Perkuat Sinergitas, Kapolsek Tapan Ajak Wartawan Ngopi Bareng

Senin, 2 November 2026 - 22:35 WIB

‎Pelantikan Pengurus PWI Pessel 2026–2029, Robby Oktora Romanza Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers ‎

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Perkuat Ekonomi Perempuan, KEI Salurkan 10 Sepeda Rombong untuk Pedagang Kecil di Pagerungan Kecil

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Bupati Sumenep Dorong Kampung Zakat Diperluas, Sasar Kemandirian Ekonomi Warga Miskin

Berita Terbaru