Mewujudkan Work From Anywhere bagi Aparatur Sipil Negara

- Editorial Team

Senin, 4 Juli 2022 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt.Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana

Plt.Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana

Yogyakarta – Wacana work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN), adalah tantangan baru yang sangat mungkin terjadi dalam birokrasi pemerintahan. Wacana WFA ini muncul dari praktik work from home (WFH), yang berjalan baik dan efektif selama pandemi Covid-19.

Plt.Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengungkapkan, ada beberapa alasan mengapa wacana WFA sangat dimungkinkan. Tidak hanya digitalisasi yang semakin cepat, tetapi juga aspek sumber daya manusia yang berkompetensi. Adanya bonus demografi di Indonesia pada 2030 mendatang, akan memberikan penduduk yang produktif dalam jumlah yang besar.

Baca Juga:  Siapa yang Menguasai SK Penyesuaian Jabatan Fungsional Guru

“Bonus demografi akan melahirkan generasi milenial, dan generasi Z yang
fasih dengan teknologi,” papar Bima dalam Forum Diskusi bertajuk Transformasi Layanan ASN, Menuju WFA di Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jumat (24/6/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut Bima menyampaikan bahwa era teknologi, saat ini menjadikan kita semakin terhubung dengan internet. Dengan adanya Covid-19, instansi pemerintah secara cepat beradaptasi dengan membangun aplikasi, untuk terus memberikan layanan kepada publik meskipun bekerja secara WFH. Tidak hanya masyarakat yang diuntungkan dengan layanan secara digital yang praktis dan cepat, perubahan sistem kerja menjadi WFH juga memberikan dampak positif bagi ASN.

Baca Juga:  Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sumenep Lakukan Monev CPP di Kecamatan Gayam

“Sistem WFH rupanya memberikan tingkat kepuasan bekerja yang lebih baik bagi ASN milenial. Banyak studi menunjukkan terjadi peningkatan produktivitas sebesar 47%, ketika karyawan melakukan WFH,” lanjutnya.

Bima menambahkan bahwa untuk mewujudkan WFA, seorang pegawai harus memahami output/kinerja harian yang dilakukan setiap harinya. Di sisi lain pemerintah juga dapat mengupayakan terciptanya WFA, melalui regulasi. Antara lain yaitu mempercepat penerapan Perpres 39/2019 tentang Satu Data Indonesia, mempercepat penerapan Perpres 95/2019 tentang SPBE, termasuk pemenuhan infrastruktur dasar teknologi informasi, serta mempercepat proses RUU perlindungan data pribadi.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel dapurrakyatnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎
HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan
Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026
HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi
Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis
‎Bappeda Sumenep Tampilkan Perencanaan Pembangunan dan Transformasi Pelayanan di Madura Culture Fest 2026
DKPP Sumenep Pamerkan Komoditas Lokal dan Buka Layanan Pertanian di Madura Culture Fest 2026
Perbankan Sumenep Kompak di MCF 2026, Dirut BPRS Bhakti Sumekar: Kami Ingin Pelaku Usaha Terus Tumbuh

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 10:51 WIB

‎Masyarakat Pulau Manok Kesulitan Air Bersih, Air Minum Harus Didatangkan dari Sapudi dan Raas ‎

Rabu, 9 September 2026 - 13:16 WIB

HUT RI ke-81, Bappeda Sumenep Teguhkan Komitmen Perkuat Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Nasional Berlanjut, BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026

Selasa, 8 September 2026 - 16:31 WIB

HCML Salurkan Bantuan Tandon Air ke Tiga Desa Terdampak Kekeringan di Sapudi

Kamis, 3 September 2026 - 11:45 WIB

Seleksi Terbuka JPTP Sumenep Rampung, Ini 12 Peserta Terbaik di Empat Jabatan Strategis

Berita Terbaru